Qosim-Alif Bertekad Jadikan Pulau Bawean Sebagai Destinasi Wisata Halal

Bahkan semasa aktif sebagai Wakil Bupati Gresik mendampingi Bupati Sambari Halim Radianto, Qosim punya agenda rutin tahunan, yakni upacara bendera dalam rangka HUT Kemerdekaan RI sejak 2015 hingga 2019 lalu. Juga senantiasa menjadi penceramah dalam setiap kedatangannya ke Gili Noko.

Qosim menjelaskan, peningkatan sektor pariwisata di Pulau Bawean akan dimulai dari pembenahan transportasi. Kapal cepat yang ada saat ini bakal ditambah kapasitas dan frekuensi perjalanannya. Dengan menambah kapal berbahan logam, diharapkan bisa berlayar meski ombak mencapai 3 meter.

Kemudian, transportasi udara, pihaknya sudah berbicara dengan Kementerian Perhubungan untuk menambah armada pesawat yang lebih banyak kapasitas tempat duduknya. Untuk itu, dibutuhkan landasan pacu (runway) minimal 1.500 meter agar bisa didarati pesawat sejenis ATR yang berkapasitas 80 tempat duduk.

"Ada dua opsi yang akan ditempuh, memperpanjang landasan pacu atau memindahkan bandara ke Desa Kumalasa. Kalau dilihat dari biaya, lebih murah memindahkan bandara daripada memperpanjang runway. Kenapa demikian? Karena perpanjangan runway di Bandara Harun Tohir biayanya hampir Rp 1 triliun. Tapi pindah bandara hanya separuhnya," jelas Qosim.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: