Minggu, 29 November 2020 08:46

2 Napi yang Kabur dari Lapas Banyuwangi Ditangkap di Pasuruan, Baca Bismillah Agar Pelarian Lancar

Jumat, 30 Oktober 2020 22:05 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Teguh Prayitno
2 Napi yang Kabur dari Lapas Banyuwangi Ditangkap di Pasuruan, Baca Bismillah Agar Pelarian Lancar
Kedua narapidana yang kabur dari Lapas Banyuwangi.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Akhirnya, dua narapidana yang kabur dari Lapas Kelas II A Banyuwangi pada Selasa (27/10/2020) dini hari kemarin, berhasil ditangkap. Polisi sempat menghadiahi Taufik Hidayat (22), dan Hadi Trisno Wijoyo (42) dengan timah panas yang menembus dua kakinya.

Hadi, yang terlibat kasus narkoba itu mengaku nekat kabur, setelah mendengar istrinya nikah lagi di Pasuruan. Sedangkan Taufik, narapidana kasus curanmor itu, mengaku kabur didorong rasa rindu kepada anak dan istrinya.

"Niat untuk kabur ternyata sudah direncanakan ketika keduanya bersenda gurau di sel tahanannya. Niat itu pun, juga pernah disampaikan Hadi ke saudaranya yang menjenguknya lewat Facebooknya," kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, S.I.K. saat press conference di halaman Mapolresta Banyuwangi, Jumat (30/10/2020).

Dari pengakuan keduanya, mereka kabur setelah melihat pintu selnya terbuka, Selasa (27/10/2020) dini hari. Mereka pun membaca "Bismillah", agar pelariannya diberi kemudahan.

"Saya hanya baca bismillah sebelum kabur," kata Hadi saat ditanya Kombes Pol Arman.

Kemudian keduanya keluar dari sel tahanan, lalu naik dan meloncat pagar. Kemudian mereka melarikan diri ke utara dan bersembunyi di sebuah gubuk daerah persawahan, barat Stasiun Ketapang, hingga menunggu waktu malam.

Setelah malam tiba, Hadi dan Taufik pergi ke LCM pelabuhan penyeberangan Ketapang Banyuwangi untuk menyelinap ke truk tujuan pantura tanpa sepengetahuan sopir. Sesampainya di Pasuruan, mereka pun langsung menuju ke rumah teman Hadi.

Mengetahui warga binaannya kabur, Lapas Banyuwangi yang tak lama naik kelas menjadi II A itu, minta bantuan Polresta Banyuwangi untuk memburu keduanya.

"Keduanya ditangkap di rumah temannya Hadi, Dusun Kemiri, Desa Pakurejo, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan," ungkap Arman.

Diduga, lanjut Arman, mereka usai mengonsumsi narkoba, karena saat penangkapan ditemukan bong alat hisapnya. Mereka pun, juga berusaha kabur dan melakukan perlawanan saat dilakukan penyergapan.

"Sehingga kita terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur," pungkasnya.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...