Kamis, 03 Desember 2020 04:02

​Klaster Pondok Muncul di Blitar, 7 Santri Suluk Thareqah Dinyatakan Positif Covid-19

Rabu, 07 Oktober 2020 18:32 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
​Klaster Pondok Muncul di Blitar, 7 Santri Suluk Thareqah Dinyatakan Positif Covid-19
Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti. (foto: ist).

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Virus corona klaster pondok pesantren ditemukan di Kabupaten Blitar. Sebanyak 7 santri Suluk Thareqah terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Blitar Krisna Yekti mengatakan, awalnya ada satu santri yang mengalami gejala mengarah ke Covid-19. Santri tersebut merupakan warga Kecamatan Wonodadi dan baru pulang dari pondok pesantren di Kecamatan Udanawu. Santri tersebut kemudian melakukan tes swab dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19.

"Dari satu santri ini kami kemudian melalukan tracing. Hasilnya kami temukan lagi dua santri yang juga positif Covid-19. Keduanya dari Kecamatan Nglegok dan dari Kecamatan Udanawu," terang Krisna, Rabu (7/10/2020).

Tracing kemudian diperluas, kepada 450 santri yang menempati pondok pesantren di satu areal dengan pondok suluk. Mereka juga melakikan test swab kepada 42 orang yang kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.

"Untuk para santri yang satu areal semuanya non reaktif. Namun dari 42 santri yang kontak erat dengan pasien positif sebelumnya, empat terkonfirmasi positif," imbuhnya.

Selain itu 142 orang yang melalukan kontak erat di luar area pondok juga di rapid test. Hasilnya ada 12 yang rekatif dan langsung diambil tes swabnya. "Kami terus tracing dan testing sampai benar-benar terputus rantai penyebarannya," tegasnya.

Untuk diketahui, hingga kini Kabupaten Blitar masoh tercatat sebagai zona oranye dengan tingkat penularan sedang. Jumlah komulatif kasus Covid-19 di Kabupaten Blitar mencapai 616 kasus. Dari angka itu, dinyatakan sembuh mencapai 536 orang yang didominasi oleh orang tanpa gejala atau asimptomatik. Sedangkan 46 orang dinyatakan meninggal dunia.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...