Sabtu, 05 Desember 2020 06:04

BUMD PT Ronggolawe Sukses Mandiri: ​Stok Daging Ayam BPNT Tak Layak Konsumsi Dipasok Pengusaha Lokal

Jumat, 14 Agustus 2020 17:14 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Suwandi
BUMD PT Ronggolawe Sukses Mandiri: ​Stok Daging Ayam BPNT Tak Layak Konsumsi Dipasok Pengusaha Lokal
Daging ayam untuk bantuan program BPNT yang dikelola BUMD PT Ronggolawe Sukses Mandiri. (foto: ist).

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Ronggolawe Sukses Mandiri Pemkab Tuban menjelaskan, stok daging ayam tak layak konsumsi untuk program BPNT di Kecamatan Jenu berasal dari pengusaha lokal. Sebelumnya penyuplai stok daging ayam berasal dari BUMD. Namun sejak Agustus penyuplai ayam melibatkan pengusaha lokal.

"Untuk pertama kalinya, distribusi daging ayam di wilayah Kecamatan Jenu pada Agustus ini tidak melibatkan pihak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuban. Melainkan, melibatkan pengusaha lokal yang ada di Bumi Wali," ujar Direktur BUMD PT Ronggolawe Sukses Mandiri, Amin Jaya kepada BANGSAONLINE.com, Jumat (14/8/2020).

Kata dia, keterlibatan penyuplai lokal ini sesuai notulen rapat atau hearing terkait penyaluran BPNT yang diselenggarakan di DPRD Tuban pada 9 Juni 2020 lalu. Salah satu poin penting dalam hearing tersebut, yakni meminta produk lokal bisa disertakan dalam penyediaan kebutuhan BPNT. Karena selama ini sebagian pasokan BPNT memanfaatkan dari luar kota dengan alasan faktor standar mutu.

"Bulan ini kami mulai memberanikan diri untuk memberi kesempatan satu kecamatan disuplai kepada pengusaha lokal dengan sumber produk lokal," tegasnya.

Ia menjelaskan, selama ini pasokan daging ayam sebagian besar mendatangkan dari pabrik di Sidoarjo dan Jombang. Dua pabrik besar tersebut sudah diakui kualitasnya.

"Dan selama ini memasok sekitar 50 ribu ayam potong di 20 kecamatan di Bumi Wali," paparnya.

Sementara pengusaha lokal Tuban itu, lanjutnya, memasok kebutuhan ayam pada belasan agen se-Kecamatan Jenu. Dari belasan agen tersebut, diketahui hanya satu dusun di Desa Socorejo yang mengeluhkan ada indikasi ayam tak layak konsumsi.

"Keluhan di satu agen tersebut langsung kami perintahkan kepada pengusaha lokal tersebut untuk langsung diganti, agar menjaga profesionalitas," pungkasnya.

Amin menerangkan, keterlibatan pengusaha lokal sangat penting untuk perputaran ekonomi Bumi Wali, sehingga yang merasakan manfaat keberadaan BPNT tak hanya KPM (Keluarga Penerima Manfaat), melainkan masyarakat yang memiliki usaha sembako kebutuhan untuk BPNT. "Jika ada kekurangan terkait keterlibatan pengusaha lokal kami akan mengevaluasi," tutupnya. (wan/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...