Kamis, 25 Februari 2021 06:03

​Telusuri Penyebab Kematian Janda di Perumahan Alam Juanda Sidoarjo, Polisi Periksa Saksi dan CCTV

Kamis, 02 Juli 2020 17:37 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Catur Andy
​Telusuri Penyebab Kematian Janda di Perumahan Alam Juanda Sidoarjo, Polisi Periksa Saksi dan CCTV
Petugas saat mengevakuasi korban.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Penyebab kematian Irene Sisca Windyastuti, Warga Perumahan Alam Juanda masih misteri. Hingga kini, polisi masih mencari petunjuk untuk memecahkan teka-teki tersebut. Dari informasi yang dihimpun, ada kemungkinan manajer salah satu perusahaan swasta itu dibunuh.

Polisi terus mendalami kasus tersebut. Saat olah TKP, sejumlah barang bukti diangkut dari rumah Sisca. Di antaranya, sepasang sepatu serta tas selempang kecil berwarna biru. Saat jenazah ditemukan, dua barang tersebut masih dikenakan korban.

Kondisi barang itu basah. Karena terkena cairan dari tubuh korban. Badan Sisca menggelembung. Diperkirakan sudah tiga hari meregang nyawa. Sebelum dibawa, petugas sempat membersihkannya dengan air.

Selain itu, polisi juga mengambil keterangan dari sejumlah saksi, yakni tetangga di sebelah rumah Sisca, pihak keamanan perumahan, keluarga, serta teman kantornya.

Kanit Reskrim Polsek Sedati, Ipda Vebby Andis Ferdian menjelaskan, pemeriksaan barang bukti serta saksi belum memberikan petunjuk. Misalnya saja pihak keamanan. "Satpam tidak mengetahui detail siapa yang berkunjung ke rumah korban," terangnya.

Sama halnya dengan keluarga. Sejak Minggu, keluarga Sisca berulang kali menghubungi, namun telepon tak pernah diangkat. Tak ada jawaban.

Petunjuk mulai terlihat saat polisi menelaah CCTV atau kamera pengintai yang terpasang di akses keluar masuk perumahan di Desa Pepe, Sedati itu.

Minggu malam, tampak kendaraan kantor yang dipakai Sisca keluar pintu gerbang. Sayangnya, CCTV memiliki keterbatasan. Tak mampu menyorot siapa yang mengendarai mobil tipe Honda CRV tersebut. Hingga kini, mobil operasional itu tak kembali.

Besar kemungkinan, kendaraan digondol pelaku. Nah, sebelum mencuri, korban dihabisi. Untuk memastikan Sisca dibunuh, Polsek Sedati masih menunggu hasil autopsi.

Menurut Vebby, Perumahan Alam Juanda dikonsep one gate system. Hanya memiliki satu pintu keluar-masuk. Namun, saat kejadian tidak ada petugas keamanan yang mengetahui. "Nihil," terangnya.

Satu-satunya perkembangan, yakni nopol kendaraan. Polisi berhasil mendapatkan rangkaian angka dan huruf tersebut. Mobil Honda CRV itu bernopol L 1487 IU.

Vebby menjelaskan, pihaknya sudah menyebar rangkaian angka dan huruf nopol tersebut. Tujuannya, mempercepat pencarian kendaraan. Dia yakin, penemuan mobil menjadi petunjuk mengungkap kasus.

Seperti diberitakan sebelumnya, sudah tiga hari Sisca tak masuk kantor. Perusahaan khawatir. Pihak keluarga diminta mengecek.

Rabu (1/7/2020) kemarin, Adi Wicaksono, adik ipar korban beserta perwakilan kantor tiba di rumah Sisca. Lampu rumah menyala. Kendaraan kantor tak ada di halaman. Setelah dicek, Sisca ditemukan terlentang di ruang tamu rumahnya. Kondisinya mengenaskan. Tubuhnya menggelembung. Diperkirakan korban telah tewas tiga hari sebelumnya. (cat/zar)

Dua Warga Kepulungan yang Terseret Banjir Bandang Ditemukan Tewas
Kamis, 04 Februari 2021 17:21 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Desa Kepulungan Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dilaporkan hilang akibat terseret derasnya arus banjir Rabu (3/2) kemarin, akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, Kamis (4/2) pagi. Korban adalah ...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Rabu, 24 Februari 2021 07:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Wartawan kondang Dahlan Iskan luar biasa. Tulisanya sangat bernas. Bukan saja enak dibaca tapi juga penuh makna dan kaya warna.Baca saja tulisannya kali ini. Ia bercerita tentang listrik yang mati empat hari. Dampakn...
Senin, 22 Februari 2021 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*58. Warabbuka alghafuuru dzuu alrrahmati law yu-aakhidzuhum bimaa kasabuu la’ajjala lahumu al’adzaaba bal lahum maw’idun lan yajiduu min duunihi maw-ilaanDan Tuhanmu Maha Pengampun, memiliki kasih sayang. ...
Sabtu, 20 Februari 2021 09:40 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Won...