Anang Taufik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lamongan.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Program Lamongan Green and Clean (LGC), ternyata mampu mendorong kesadaran warga Lamongan untuk menata lingkungan tempat tinggalnya secara mandiri. Hal itu ditunjukkan dengan munculnya inisiatif sejumlah desa di Kota Soto ini untuk menggelar lomba mirip LGC di lingkup desanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lamongan, Anang Taufik menyambut gembira digelarnya lomba kebersihan lingkungan atas inisiatif warga tersebut. Hal itu menunjukkan kesadaran warga Lamongan untuk menata lingkungan tempat tinggalnya semakin tinggi, di mana yang terinspirasi oleh adanya program LGC.
BACA JUGA:
- Upaya Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng
- Genjot Produktivitas Padi, Bupati Lamongan Salurkan Combine Harvester
- Lantik 34 Pejabat, Bupati Lamongan Tekankan Profesionalisme dan Integritas
- Viral Isu Dugaan Perselingkuhan Camat Karanggeneng, Ini Kata Sekda Lamongan
"Lomba kebersihan lingkungan secara mandiri tersebut terinspirasi dari program LGC. Kegiatan ini semakin memperkuat LGC. Apalagi, lomba digelar secara swadaya oleh masyarakat, sehingga rasa ikut memiliki dan menjaga lingkungan semakin kuat," jelas Anang, Senin (30/6/2020) siang.
Mantan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Lamongan itu berharap semakin banyak desa atau kelurahan di kota yang berinisiatif menggelar sendiri lomba kebersihan lingkungan secara mandiri, sehingga kompetisi akan semakin meningkat dan berkualitas.
"Semakin banyak desa-desa atau kelurahan-kelurahan yang menggelar lomba lingkungan secara mandiri, akan semakin meningkatkan kualitas kompetisi. Dan hasil akhirnya yang menikmati adalah masyarakat sendiri, karena lingkungan tempat tinggalnya semakin nyaman," pungkasnya. (qom/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




