Santoso bersama Kusnadi saat menghadiri Haul Bung Karno ke-50.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Jawaban atas santernya kabar yang menyebut PDI Perjuangan Kota Blitar akan berkoalisi dengan Gerindra untuk mengusung pasangan Santoso-Tjutjuk Sunaryo, akhirnya terjawab. Santoso yang kini menjabat sebagai Wali Kota Blitar, dipastikan telah mengantongi rekomendasi dari DPP PDIP untuk bertarung dalam Pilwali Blitar 2020 berpasangan dengan Tjujuk Sunarya.
Kepastian ini diungkapkan oleh Ketua DPD PDIP Jawa Timur, Kusnadi saat kunjungannya ke Kota Blitar dalam rangka Haul Bung Karno, Sabtu (20/6/2020) kemarin.
BACA JUGA:
- Rapat Persiapan Dua Debat Paslon Bupati Blitar Deadlock, LO Mak Rini Minta Ada Catatan
- Debat Pilbup Blitar 2024, Paslon Nomor Urut 2 Diduga Bawa Data ke Atas Panggung
- Mantan Wabup Blitar Dilantik Jadi Anggota DPRD Bersama Anak dan Menantu
- Perebutan Rekom Parpol di Pilkada Blitar, Bupati Rini Nyatakan Kesiapan Jadi Petahana
"Untuk Kota Blitar itu Pak Santoso sama Pak Tjujuk Sunaryo. Siapa Pak Tjujuk Sunaryo? Dia adalah kader dari Gerindra. Jadi kita kerja sama dengan Gerindra," ujar Kusnadi.
Dia menambahkan, nama tersebut sudah pasti mendapat rekomendasi dari DPP PDIP, dan hanya tinggal menunggu surat resminya saja.
"Saya sudah dipanggil ke DPP dan yang diturunkan memang itu, cuma secara fisik memang belum. Jadi ya sudah pasti. Kecuali ada tsunami mungkin bisa berubah, kita gak tahu," paparnya.
Terkait dengan koalisi, kata Kusnadi, yang sudah pasti PDIP akan berkoalisi dengan Gerindra. Sebab, Tjutjuk Sunaryo yang menjadi pasangan Santoso di Pilkada Kota Blitar 2020, merupakan kader Gerindra yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Partai Gerindra Jawa Timur.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




