Rabu, 15 Juli 2020 09:09

Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Kediri Imbau Masyarakat Salat Idul Fitri di Rumah

Senin, 18 Mei 2020 19:11 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Muji Harjita
Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Kediri Imbau Masyarakat Salat Idul Fitri di Rumah
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kediri, KH. Abu Bakar Abdul Jalil atau akrab disapa Gus Ab. (foto: dok).

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kediri, mengimbau masyarakat agar melaksanakan salat Idul Fitri di rumah. Hal ini, terkait dengan kondisi pandemi dan belum menurunnya grafik yang terinfeksi Covid-19.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kediri, KH. Abu Bakar Abdul Jalil atau akrab disapa Gus Ab mengatakan, selama aturan pemerintah belum berubah, ia mengimbau masyarakat untuk menjalankan salat Idul Fitri di rumah saja, bisa berjamaah bersama keluarga.

Gus Ab menyampaikan, salat Idul Fitri itu hukumnya sunah. Bahkan, tidak dilakukan pun tidak berdosa. Salat yang wajib saja, misalnya salat Jumat yang biasa dilakukan berjamaah di masjid pun diimbau untuk dilakukan di rumah, apalagi yang salat sunah.

Menurutnya, bagi sebagian orang memang kurang afdal rasanya jika salat Idul Fitri yang dilakukan setahun sekali itu tidak dilakukan di masjid/lapangan. Untuk itu, Gus Ab kembali mengajak untuk menelusuri hukumnya.

"Kadang orang lebih mengutamakan yang sunah karena penuh keramaian, lalu melupakan yang wajib karena sendirian. Jadi esensinya ramai-ramai, bukan pada menjalankan kewajiban," terangnya, Senin (19/5/2020).

Selain itu, rutinitas lebaran biasanya silaturahmi, saling mengunjungi antarkerabat dan saudara. Tahun ini, silaturahmi bisa ditempuh dengan cara lain, tidak harus bertatap muka bila tak memungkinkan.

“Silaturahmi sekarang bisa via online, ada media sosial, bisa WhatsApp, bisa telepon. Silaturahmi dengan ucapan salam, itu bisa dilakukan dengan media-media lain selain bertemu langsung," jelasnya.

Gus Ab menuturkan, kalau datang langsung itu namanya ziarah. Ziarah itu dilakukan jika memungkinkan, dan jangan sebaliknya. Misalnya, selama pandemi seperti sekarang ini ada keinginan untuk mengujungi orang tua, itu tidak mungkin dilakukan dan malah justru akan membahayakannya mengingat orang tua yang usianya di atas 45 tahun, rentan tertular virus tersebut.

"Sedangkan anaknya bisa jadi OTG (Orang Tanpa Gejala) yang justru membawa virus sampai ke kampung halaman," pungkas Gus Ab yang juga Ketua PCNU Kota Kediri itu. (uji/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...