Abdul Malik Camat Klamis saat memberikan penjelasan kepada media terkait penyebaran Covid-19 di Kecamatan Klampis.
BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Perkembangan kasus Covid-19 di Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan bisa dibilang stagnan. Menurut Ketua Gugus Tugas Kecamatan Klampis, Abdul Malik, saat ini ada 3 kasus positif Covid-19 di wilayahnya.
“Tapi alhamdulillah, penyebaran Covid-19 di wilayah Klampis hingga saat ini terpantau relatif stagnan. Tidak lagi ada penambahan kasus yang signifikan,” ungkapnya.
BACA JUGA:
- Kemenhaj Bangkalan: Pelaksanaan Haji 2026 Sukses, Jemaah Pulang dengan Selamat
- Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tretan Biosaka Madura Semprot Gunungan Sampah di TPS Bangkalan
- Ruang Pantomim Bangkalan Turun ke CFD, Kenalkan Seni yang Telah Ukir Prestasi Nasional
- Jemaah Haji asal Bangkalan Gelar Tasyakuran di Makkah, Bersyukur Usai Selesaikan Rangkaian Ibadah
Untuk mencegah penyebaran virus Corona, Abdul Malik mengaku secara intensif melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi ke berbagai elemen masyarakat. Mulai kepada kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, guru ngaji, serta lewat komunitas-komunitas.
"Kami berpesan agar selalu menjaga kebersihan, kesehatan, serta meningkatkan imun tubuh, tim Gugus Tugas Klampis tidak henti-hentinya menyampaikan agar menggunakan masker, physical distancing untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona sesuai prosedur protokol kesehatan," jelasnya saat dijumpai wartawan BANGSAONLINE.com, Selasa (12/5/2020).
Menurutnya, masyarakat Klampis mulai sadar dengan bahaya Covid-19. Hal ini dapat dilihat dengan dengan berkurangnya kehadiran masyarakat ketika ada sebuah acara atau kegiatan di lingkungannya masing-masing.
Ia berharap, masyarakat Klampis tetap disiplin mematuhi seluruh imbauan dari pemerintah. "Sinergi antara masyarakat dan pemerintah ini perlu. Karena penyebaran Covid-19 ini akan berakhir jika masyarakat disiplin," pungkasnya. (uzi/dur)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




