Arif Firmanto, Kepala Dispertahortbun Kabupaten Sumenep.
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Dispertahortbun) Kabupaten Sumenep, memastikan ketersediaan beras untuk kebutuhan pangan masyarakat Sumenep, kondisinya tetap aman. Meskipun, sedang mengalami pandemi Covid-19.
Luas tanam padi periode Januari-April tercatat 12.786 hektare, dengan luas areal lahan yang ditanami sebanyak 29.678 hektare. Dari luas lahan tersebut, mampu menghasilkan sebanyak 169.165 ton Gabah Kering Panen (GKP), dan apabila dikonversi menjadi beras, akan didapat sebanyak 90.300 ton.
BACA JUGA:
- Bulog Kediri Pastikan Stok Beras Aman hingga 14 Bulan Kedepan, Harisun: Masih Akan Bertambah
- Bupati Fauzi Pangkas Jam Kerja ASN Sumenep Selama Ramadhan 1447 H
- Lakukan Pendataan, BPBD Sumenep Sebut Pemkab akan Perbaiki 198 Bangunan Rusak akibat Puting Beliung
- Hadapi Imlek dan Ramadan, Senator Lia Istifhama: Stok Beras Kita Paling Tangguh Sepanjang Sejarah
Arif Firmanto, Kepala Dispertahortbun Kabupaten Sumenep menjelaskan, kebutuhan konsumsi beras per kapita berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2017, adalah 81,604 kilogram. "Jadi, ketersediaan pangan berupa beras saat ini masih aman," jelasnya, Selasa (12/05/2020).
Menurutnya, petani di Sumenep terus menanam padi untuk mendukung kebutuhan pangan nasional, sehingga hasil panen periode Januari-April sudah mencukupi konsumsi penduduk Sumenep selama setahun.
"Kita tidak perlu khawatir dengan ketersediaan beras. Dipastikan tercukupi saat lebaran dan hingga akhir tahun 2020," pungkasnya. (aln/zar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




