Wakil Ketua DPRD Lamongan, Darwoto.
LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Wakil Ketua DPRD Lamongan dari Fraksi PDI Perjuangan, Darwoto, meminta pembahasan terkait panitia khusus (Pansus) Covid-19 agar dilanjutkan kembali.
Menurut Darwoto, pembahasan pansus tidak ada kejelasan pasca dilakukan penundaan dalam pembahasan pertama yang berlangsung pada 20 April lalu.
BACA JUGA:
- Upaya Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Lamongan Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Goreng
- Genjot Produktivitas Padi, Bupati Lamongan Salurkan Combine Harvester
- Lantik 34 Pejabat, Bupati Lamongan Tekankan Profesionalisme dan Integritas
- Viral Isu Dugaan Perselingkuhan Camat Karanggeneng, Ini Kata Sekda Lamongan
Politikus PDI Perjuangan itu memandang perlu adanya pengambilan langkah cepat untuk penanggulangan bencana Covid-19. Salah satunya, melalui pengawasan dan dorongan maksimal dari legislatif atau DPRD.
"Perkembangan Covid-19 terus mengalami peningkatan. Kasus terkonfirmasi positif sudah 46 orang, PDP 146 orang, ODP 360 orang, OTG 506 orang. Itu artinya semakin hari semakin bertambah sesuai data terkini," ungkap Darwoto saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (6/5) pagi.
Dikatakan Darwoto, dirinya tetap mengapresiasi kinerja Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Lamongan yang selama ini sudah maksimal dalam bekerja dengan anggaran yang sudah disiapkan sebesar Rp 200 miliar.
"Cuma kami berharap ada evaluasi program yang sudah dilakukan, salah satunya terkait dapur umum atau pemberian nasi kotak yang belum tepat sasaran dan pemberlakuan karantina wilayah di 3 desa dan 1 kelurahan yang belum maksimal," ujarnya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




