SIAP LAWAN COVID-19: Anggota F-PKB DPRD Sidoarjo saat Peluncuran Posko PKB Lawan Covid-19, Sabtu (4/4). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Sidoarjo dan DPC PKB Sidoarjo mendirikan Posko PKB Lawan Covid-19 sebagai langkah nyata memutus mata rantai penyebaran Covid-19 atau virus Corona di Sidoarjo.
Posko PKB Lawan Covid-19 yang bertempat di lantai satu kantor DPC PKB Sidoarjo, Jl Airlangga nomor 1 Sidoarjo ini, dibuka secara resmi pada Sabtu (4/4).
BACA JUGA:
- 4 Kader Masuk Bursa Ketua DPC PKB Sidoarjo 2026-2031
- Menuju Pilkada Serentak 2024, PKB Sidoarjo Ingatkan Kader soal Instruksi Partai, Menangkan SAE
- Dihadiri Luluk Hamidah, PKB Minta Kader Total Menangkan Paslon SAE di Pilkada Sidoarjo 2024
- Paslon SAE Resmikan Posko Pemenangan, Siap Serap Aspirasi Warga Sidoarjo
Peluncuran Posko PKB melawan Covid-19 tersebut ditandai dengan pembagian seribu paket bantuan sosial (Bansos) berupa galon cuci tangan, sabun cuci antiseptik, hand sanitizer, masker, dan beras kemasan lima kilogram.
Seribu paket Bansos ini disalurkan ke setiap daerah pemilihan (Dapil) melalui 16 anggota FPKB DPRD Sidoarjo. Secara simbolis, paket Bansos ini diserahkan kepada sejumlah pengayuh becak dan takmir masjid di sekitar kantor DPC PKB Sidoarjo, saat peluncuran posko.
Ketua FPKB DPRD Sidoarjo yang juga Sekretaris DPC PKB Sidoarjo, Abdillah Nasih mengatakan, keluarga besar PKB Sidoarjo berempati atas tragedi dunia saat ini, yakni wabah Covid-19 atau virus Corona.
Bentuk empati dan upaya menanggulangi penyebaran Covid-19 di Sidoarjo, kata Nasih, pihaknya membuka Posko PKB Lawan Covid-19. "Posko bertempat di kantor DPC PKB Sidoarjo dan beroperasi hingga batas waktu yang tidak ditentukan," cetusnya didampingi sejumlah anggota FPKB DPRD Sidoarjo.
Posko tersebut memiliki sembilan fungsi. Di antaranya memberikan informasi terkait penanggulangan dan pencegahan Covid-19, membantu pemerintah mensosialisasikan protokol Covid-19, menerima pengaduan dan pendampingan terkait layanan kesehatan masyarakat.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




