Minggu, 12 Juli 2020 16:47

Jika Lockdown, Kebutuhan Dasar Hidup Warga dan Makanan Hewan Ternak Ditanggung Pemerintah

Kamis, 26 Maret 2020 11:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Jika Lockdown, Kebutuhan Dasar Hidup Warga dan Makanan Hewan Ternak Ditanggung Pemerintah
Andi Fajar Yulianto.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menetapkan perpanjangan status keadaan tertentu darurat virus Corona (Covid-19) selama 91 hari sejak tanggal 29 Februari 2020 sampai dengan tanggal 29 Mei 2020.

Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan Kepala BNPB Nomor 13. A Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia.

Sejauh ini, pemerintah belum merencanakan akan melaksanakan lockdown dampak Corona. Namun, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Fajar Trilaksana, Andi Fajar Yulianto, S.H., CTL. sudah berandai-andai jika pemerintah akan memberlakukan lockdown.

"Jika pemerintah menetapkan lockdown dampak Corona, maka ada konsekuensi yuridis yang harus dijalankan pemerintah untuk rakyatnya yang dikarantina," Andi kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (26/3).

Ia mengutip Undang-undang (UU) Nomor 16 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. “Dalam Pasal 1, disebutkan bahwa Kekarantinaan Kesehatan adalah upaya mencegah dan menangkal keluar atau masuknya penyakit dan/atau faktor risiko kesehatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kedaruratan kesehatan masyarakat. Kemudian, pada Pasal 8, setiap orang mempunyai hak mendapatkan pelayanan kesehatan dasar sesuai kebutuhan medis, kebutuhan pangan dan kebutuhan sehari hari lainnya selama Karantina,” paparnya.

“Selanjutnya, pada Pasal 9 masih kata Fajar di ayat (1) berbunyi, setiap orang wajib mematuhi Kekarantinaan kesehatan. Dan, Pasal 52 ayat (1) berbunyi, selama kekarantinaan rumah, kebutuhan hidup dasar bagi orang dan makanan hewan ternak yang berada dalam karantina rumah menjadi tanggungjawab Pemerintah Pusat. Lalu pada ayat (2) disebutkan tanggungjawab tersebut di lakukan dengan melibatkan Pemerintah Daerah dan pihak terkait,” ungkap Sekretaris DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kabupaten Gresik ini.

"Karena itu, jika nanti benar pemerintah menetapkan kebijakan lockdown dampak virus Corona, maka konsekuensi terhadap kebutuhan dasar rakyat dan hewan peliharaan yang dikarantina dalam rumah, menjadi tanggungjawab pemerintah. Memang kewajiban sesuai perintah Undang-Undang seperti itu jika sampai ada lockdown," katanya.

"Semoga cepat hilang Corona ini, sehingga Indonesia kembali pulih," pungkasnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...