GRESIK, BANGSAONLINE.com - Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Pemkab Gresik memberikan atensi terhadap desa-desa dan kecamatan yang warganya kerja di luar negeri menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
Saat ini, banyak TKI yang bekerja di sejumlah negara yang terpapar Corona telah pulang kampung. "Kami terus awasi para TKI yang pulang kampung," ujar Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Gresik, Saifudin Ghozali kepada BANGSAONLINE.com, kemarin.
BACA JUGA:
- BPJS Gresik Dukung Peluncuran Program Prolanis Muda, Sasar Generasi Produktif Cegah Penyakit Kronis
- Perluas Lapangan Kerja, Wakil Bupati Gresik Dorong Link and Match Vokasi-Industri
- Percepat Penurunan Stunting di Kota Pudak, Wakil Bupati Gresik Tegaskan Sinergi Lintas Sektor
- Polres Gresik Lumpuhkan Residivis Curat di Jombang
Menurut Ghozali, saat ini data yang masuk di Tim Gugus Tugas Covid-19, hingga Senin (23/3) sore, ada 620 orang dalam risiko (ODR) virus Corona.
Mereka kebanyakan adalah para TKI yang baru datang bekerja dari luar negeri dan warga yang datang dari luar negeri. Para TKI itu tersebar di sejumlah wlayah kecamatan Gresik yang kebanyakan dari Gresik Utara.
Mereka di antaranya tinggal di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean, Kecamatan Panceng, Dukun, Ujungpangkah, dan sejumlah kecamatan lain.
Dijelaskan Ghozali, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 juga bekerja sama dengan kepala desa (Kades) dan Camat untuk terus memantau warganya yang datang dari luar negeri.
"Begitu ada yang datang, langsung kami datangi rumahnya untuk dilakukan pemeriksaan untuk antisipasi sebaran Corona," pungkasnya. (hud)/rev
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




