Sabtu, 04 Juli 2020 08:58

Dampak Covid-19 Mulai Dirasakan Petani Bunga di Sidomulyo Kota Batu

Senin, 16 Maret 2020 21:44 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Agus Salimullah
Dampak Covid-19 Mulai Dirasakan Petani Bunga di Sidomulyo Kota Batu
Sudarto, salah satu pedagang bunga tengah mengemas bunga untuk pengiriman antar kabupaten.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Merebaknya penyebaran virus corona (covid-19) benar-benar memukul para Petani Bunga di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Sejak awal Maret lalu hingga saat ini, permintaan kiriman bunga dari luar Jawa sementara dihentikan.

"Sejak diumumkan kalau virus corona masuk tanah air, lebih-lebih banyak daerah yang menutup tempat wisata karena penyebaran virus ini semakin meluas, akhirnya banyak daerah khususnya di luar Jawa yang telah menghentikan permintaan pengiriman bunganya," ujar Suharto, Kades Sidomulyo, Senin (16/3).

Suharto menjelaskan, penghentian pengiriman bunga tersebut antara lain ke Kalimantan, Sumatera, Bali, Papua, dan sejumlah pulau lainnya di tanah air. Diakuinya, saat ini para petani hanya melayani pengiriman antar kabupaten dan kota di Jatim, itu pun tidak normal seperti sebelum kasus corona.

"Yang jelas sekarang pasaran bunga sangat lesu. Petani hanya melayani pembelian dari dalam provinsi. Itu pun pembelinya yang datang sendiri ke sini. Semoga ini tidak berlangsung lama," harapnya.

Sudarto, salah seorang petani bunga menuturkan, sejak awal Maret lalu telah terjadi penurunan permintaan bunga berkisar antara 25 persen hingga 30 persen. Bahkan saat ini semakin tidak menentu. Penurunan permintaan itu antara lain dari Kalimantan dan Sumatera.

"Kalau kondisi normal, kami full kiriman. Baik ke Kalimantan, Sumatera, Irian (Papua), dan Bali. Tapi sejak corona sudah masuk Indonesia, pengiriman mengalami penurunan, bahkan kondisinya saat ini semakin tidak stabil," tuturnya. 

Ia menambahkan bahwa biasanya jenis bunga yang paling banyak diminati para konsumen yakni bunga mawar dan pucuk merah. "Biasanya pada hari Minggu pengunjung stan bunga miliknya membeludak, ternyata Minggu kemarin sepi. (asa/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...