Kamis, 04 Juni 2020 11:27

Darurat Covid-19, Upacara Puncak Hari Jadi Kediri Bakal Ditiadakan

Senin, 16 Maret 2020 20:09 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Muji Harjita
Darurat Covid-19, Upacara Puncak Hari Jadi Kediri Bakal Ditiadakan
Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr. Bambang Triono Putro (kiri) dan Direktur RSUD SLG dr Eko Hariyadi, saat memberi keterangan kepada wartawan, Senin (16/3).

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri dinyatakan siaga darurat bencana Covid-19. Untuk itu, segala bentuk kegiatan yang mengundang banyak orang terpaksa ditunda atau ditiadakan. Termasuk Upacara Puncak Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1.216 pada tanggal 25 Maret 2020 mendatang.

"Padahal rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri sudah terjadwal hingga bulan April 2020. Ya bagaimana lagi, semua kegiatan yang mengumpulkan banyak orang, harus dibatalkan atau ditunda bagi kegiatan yang bisa ditunda," kata Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno kepada Wartawan, Senin (16/3).

Didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri dr. Bambang Triono Putro dan Direktur RSUD SLG dr Eko Hariyadi, bupati menuturkan langkah-langkah pencegahan virus corona di Kabupaten Kediri yang telah dinyatakan siaga darurat bencana covid-19 adalah dengan membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk hidup sehat antara lain; mengkonsumsi makanan sehat, gizi seimbang, istirahat yang cukup dan rutin berolahraga. Juga membiasakan cuci tangan memakai sabun, menghindari kontak fisik antara lain bersalaman/cipika-cipiki," terang Haryanti.

Masih menurut bupati, jika masyarakat sedang menderita batuk pilek, untuk memakai masker dan apabila batuk/bersin agar menutup mulut dan hidung dengan tisu, sapu tangan atau lengan dalam.

"Apabila menderita batuk, pilek disertai demam segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat," ujarnya.

Pendidikan TK, SD, dan SMP, lanjut bupati, diliburkan mulai tanggal 16-29 Maret 2020. Para siswa diminta untuk belajar di rumah. 

"Kami juga mengimbau kepada lembaga pendidikan non formal untuk diliburkan," tambahnya.

Langkah berikutnya adalah dengan menghentikan kegiatan yang berpotensi mengumpulkan banyak orang, misalkan CFD, pentas seni, pertandingan olahraga, tempat wisata dan upacara/apel bersama.

"Segera disusun SOP penerimaan pasien di RSUD Kabupaten Kediri sebagai RS rujukan penanganan covid-19. Apabila masyarakat membutuhkan informasi terkait covid-19 bisa menghubungi Dinas Kesehatan dan pukesmas terdekat," pungkasnya. (uji/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Selasa, 02 Juni 2020 23:45 WIB
Oleh: M. Cholil NafisItulah kemudahan ajaran Islam. Kalau bisa dipermudah mengapa dipersulit, (yassiru wa la tu’assiru). Demikian prinsip ajaran Islam yang beradaptasi dengan kondisi dan zaman. Begitu juga soal pelaksanaan ibadah haji yang meny...
Minggu, 31 Mei 2020 18:02 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 03 Juni 2020 11:08 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <...