Senin, 30 Maret 2020 00:15

Harga Bawang Putih di Pamekasan Tembus Rp 55 Ribu, Daya Beli Masyarakat Menurun

Rabu, 12 Februari 2020 20:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yeyen
Harga Bawang Putih di Pamekasan Tembus Rp 55 Ribu, Daya Beli Masyarakat Menurun
Para pedagang di Pasar Kolpajung Pamekasan mengeluhkan kenaikan harga bawang putih, sehingga mengakibatkan daya beli di masyarakat turun.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Harga bawang putih di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mulai melambung, sejak wabah virus corona merebak di Wuhan China.

Di pasar tradisional Kolpajung misalnya, harga bawang putih yang sebelumnya kisaran 32 ribu rupiah per kilogram, hari ini tembus hingga 55 ribu rupiah.

Namun bukan hanya bawang putih, harga bawang bombai juga ikutan naik. Dari sebelumnya hanya 30 ribu rupiah per kilo, saat ini mencapai 45 ribu rupiah per kilogramnya.

Sedangkan, harga cabai rawit malah turun, yang sebelumnya mencapai Rp 80 ribu, saat ini hanya berkisar Rp 60 ribu.

Lonjakan harga terjadi sejak dua pekan terakhir, diakibatkan dampak wabah virus Corona yang terjadi di China, hingga mengakibatkan kran impor bawang putih dari China ke Indonesia terhenti. Hal ini membuat pasokan bawang putih serta bawang bombai ke sejumlah pasar berkurang.

Menurut salah satu pedagang bawang putih di Pasar Kolpajung, Siti Fatimah, sudah tiga pekan ini harga bawang merangkak naik. Akibatnya, omzetnya menurun karena daya beli masyarakat juga turun.

"Kenaikan harga bahan pokok seperti bawang putih, bawang bombai itu sudah tiga pekan terakhir, karena dampak wabah virus corona. Sehingga pasokan berkurang," tutur Siti Fatimah di sela-sela melayani para pembeli, Rabu (12/02/20) siang.

Dikonfirmasi terkait hal ini, ST Abdiyati Muradi, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat, membenarkan kenaikan harga komoditi bawang putih di sejumlah pasar di Pamekasan.

"Namun kami masih belum tau pastinya diakibatkan karena apa, namun bisa jadi dampak wabah virus Corona, karena bawang putih yang impor dari Cina berkurang" ungkapnya.

Pihaknya mengatakan akan segera menggelar pasar murah, untuk menekan gejolak kenaikan harga bawang di pasaran. (yen/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...