Rabu, 01 April 2020 21:27

BMKG Sampaikan Peringatan Dini, Pemkot Surabaya Mulai Sebar Personel

Minggu, 02 Februari 2020 22:21 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
BMKG Sampaikan Peringatan Dini, Pemkot Surabaya Mulai Sebar Personel
Wali Kota Risma (jaket putih) bersama jajarannya sedang melakukan normalisasi saluran yang mengarah ke Sungai Brantas.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini di sejumlah provinsi di Indonesia, Minggu (2/2/2020). Peringatan dini yang disampaikan pada situs resminya, bmkg.go.id itu sebanyak 26 provinsi, termasuk di Surabaya, Jawa Timur.

Menanggapi peringatan dini tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah mulai menyebarkan personel gabungan dari BPB Linmas, Satpol PP, dan Satgas PU Bina Marga dan Pematusan, serta personel dari DKRTH. Personel-personel itu disebar di titik-titik yang diprediksi masih akan ada genangan.

“Penyebaran personel sudah kita lakukan, sekitar 25-50 personel tiap titiknya,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB Linmas) Kota Surabaya, Eddy Christijanto.

Adapun beberapa titik yang menjadi pusat perhatian pemkot itu di antaranya adalah Kupang Jaya, HR Muhammad, seputaran Opak, Wonokromo depan RSI, Ahmad Yani, dan Margorejo. Sedangkan di pusat kota di antaranya di Bubutan, Gubeng, dan juga Jalan Semarang, dan sekitarnya.

“Beberapa titik yang kemarinnya tergenang, sudah dilakukan normalisasi saluran oleh Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, sehingga kami harapkan lebih normal lah,” katanya.

Menurut Eddy, berdasarkan prediksi BMKG, memang nanti sekitar pukul 16.00-22.00 WIB akan ada hujan petir. Sedangkan arah angin mulai dari Barat ke Timur, sehingga di Surabaya Barat dan Surabaya Selatan seperti kemarinnya diperkirakan akan ada curah hujan tinggi.

“Sementara kelembapannya 60 persen. Suhunya minus 40 sampai 50 derajat, sehingga bisa menimbulkan awan cibi,” katanya.

Oleh karena itu, Pemkot Surabaya mengimbau kepada seluruh warga Kota Surabaya untuk tidak keluar rumah apabila tidak ada kepentingan yang sangat mendesak. Terutama pada pukul 16.00-22.00 WIB.

“Lebih baik di rumah saja jika tidak ada kepentingan mendesak, semoga tidak ada hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” pungkasnya. (ian/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...