Pengurus LPM Activita saat melakukan penggalangan dana untuk balita yang terserang penyakit lymphangioma.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Activita melakukan aksi galang dana untuk membantu biaya pengobatan Nur Anisa Maharani, balita pengidap penyakit lymphangioma di Pamekasan.
Aksi kemanusiaan tersebut dipusatkan di beberapa titik yang ada kawasan Monumen Arek Lancor Kabupaten Pamekasan.
BACA JUGA:
- Protes Kejanggalan Pemilihan Ketua Hima, Mahasiswa PTN di Madura Jadi Korban Pengeroyokan
- Mahasiswa IAIN Madura Meninggal Usai Jatuh dari Ketinggian 18 Meter saat Latihan Panjat Tebing
- Universitas Madura Teken MoU dengan BPJS Kesehatan di Bidang Magang dan KKN
- STISA Pamekasan Wisuda 50 Mahasiswa Prodi HES dan HKI
Balita yang terserang penyakit tersebut bernama Nur Anisa Maharani, anak dari pasangan suami istri Khoirotun Nisa (22) dan Abdur Rauf (22), warga Jalan Bazar, Kelurahan Jungcangcang, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Ketua LPM Activita Ach Syarofi menyampaikan bahwa aksi galang dana kali ini dilakukan merupakan bentuk kepedulian terhadap bayi pengidap penyakit lymphangioma yang saat ini butuh biaya untuk diobati. Kebetulan keluarga balita tidak mampu membawa anaknya untuk berobat ke dokter.
"Jadi mahasiswa merasa terpanggil untuk ikut turun membantu biaya pengobatan bayi tersebut, karena kondisi kakinya yang sangat memprihatinkan," ungkapnya, Minggu (29/12).
"Kami prihatin dan sedih, hati tergerak untuk membantu Anisa dan keluarga mengurangi beban biaya pengobatannya, meskipun kami hanya bisa membantu dengan aksi seperti ini," imbuhnya.
Mahasiswa IAIN Madura yang tergabung di LPM tersebut akan menggelar aksi hingga beberapa hari ke depan. "Aksi ini tidak hanya hari ini, kami akan kembali lagi galang dana besok di Pamekasan, namun di titik yang berbeda," sambungnya.
Hasil dana yang dikumpulkan, menurut Rofi, nanti akan diserahkan kepada keluarga Nur Anisa Maharani. "Sementara dana yang terkumpul saat ini sebanyak Rp 600 ribu. Selesai dana terkumpul semua, insyallah akan kita salurkan langsung ke keluarga Nur Anisa di rumahnya," tandasnya.
Rofi juga berharap, aksi ini mampu mendorong semua stakeholder di Bumi Gerbang Salam agar turut membantu meringankan Nur Anisa Maharani. "Semakin cepat bantuan tersebut diberikan, tentu semakin cepat korban terbantu," pungkasnya. (yen/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




