Rabu, 16 Juni 2021 06:25

​Atasi Persoalan Sungai Brantas, Pemprov Kolaborasi dengan 16 PTN Lewat Format KKN

Kamis, 26 Desember 2019 17:20 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Atasi Persoalan Sungai Brantas, Pemprov Kolaborasi dengan 16 PTN Lewat Format KKN
Gubernur Khofifah saat melepas 250 mahasiswa dari 16 Perguruan Tinggi Negeri di Jawa Timur yang mengikuti program KKN Kolaborasi Brantas Tuntas di Gedung Negara Grahadi, Kamis (26/12). foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkolaborasi dengan 16 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jawa Timur guna mengatasi persoalan lingkungan, baik alam maupun sosial di sepanjang aliran Sungai Brantas. Kolaborasi tersebut dikemas melalui kegiatan KKN bertajuk Brantas Tuntas.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan bahwa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaborasi 16 PTN tersebut merupakan hadiah terindah di akhir tahun bagi seluruh warga Jawa Timur.

“Saya rasa, format kolaborasi dan sinergi dari 16 Perguruan Tinggi Negeri adalah hadiah di akhir tahun yang sangat indah bagi kita warga Jawa Timur,” ungkap Khofifah saat melepas 250 mahasiswa dari 16 Perguruan Tinggi Negeri di Jawa Timur yang mengikuti program KKN Kolaborasi Brantas Tuntas di Gedung Negara Grahadi, Kamis (26/12).

Khofifah mengatakan, penyelenggaraan KKN kolaborasi Brantas tuntas merupakan upaya bersama Pemprov dan lembaga pengembangan masyarakat dari berbagai perguruan tinggi negeri di Jatim guna menjaga kelestarian dan keberlangsungan ekosistem Sungai Brantas yang notabene merupakan sungai terpanjang di Jatim.

BACA JUGA : 

Tiga Warga Jatim Terinfeksi Varian Baru Covid-19 Asal India

Pasca-Penertiban Tempat Usaha di Bantaran Brantas, Pelaku Usaha Diajak Tingkatkan Prokes

Beri Peluang UMKM Melalui Digitalisasi Sistem, Gubernur ​Khofifah Terinspirasi Jack Ma

DPRD Jatim Ingatkan Ledakan Covid-19 di Bangkalan Bisa Merembet ke Surabaya

"Artinya, ke depan saya harap tidak ada lagi kabar soal ikan yang kemudian mati mengambang di sungai akibat pencemaran sungai yang berasal dari limbah rumah tangga dan industri," tuturnya.

Menurutnya, tidak ada pilihan lain selain menjaga ekosistem Sungai Brantas demi keberlangsungan hidup yang lebih baik. Jika tidak, kata dia, maka berbagai persoalan seperti banjir, krisis air bersih, punahnya biota sungai akan terjadi.

“Nah, sekarang yang dilakukan adalah edukasi, persuasi, setelah persuasi tidak bisa tuntas, maka koersi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Khofifah menambahkan ada tugas lain yang diemban mahasiswa selain melakukan KKN di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas yakni turut menyisir berbagai persoalan kesejahteraan sosial masyarakat setempat. Tidak hanya soal kemiskinan, namun juga upaya pencegahan stunting, gizi buruk, rumah tidak layak huni, lanjut usia, dan lain sebagainya.

“Jadi ini sebenarnya tidak sekedar kolaborasi tetapi sinergi yang luar biasa yang kita harapkan akan menjadi role model bagaimana elemen strategis di sebuah daerah, bersama-sama kita menyelesaikan persoalan bangsa ini, dimulai lah dari Jawa Timur,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Khofifah mengharapkan melalui KKN kolaborasi Brantas Tuntas ini mendapat dukungan-dukungan dari berbagai pihak untuk bersama-sama menemukan solusi dari permasalahan-permasalahan yang muncul di sekitar DAS Brantas sehingga nantinya semua permasalahan tersebut bisa dituntaskan.

“Terima kasih kepada semua rektor, bupati/wali kota yang wilayahnya dilintasi sungai Brantas, BP DAS, Perum Jasa Tirta, dan semua mahasiswa atau pendamping mahasiswa selama KKN. Semoga harapan Brantas Tuntas ini bisa kita wujudkan,” pungkas gubernur perempuan pertama di Jawa Timur tersebut. (mdr/ian)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipan...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...