Pihaknya memutuskan melapor ke polisi, setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak baik tokoh masyarakat maupun aparat terkait.
"Ini juga sebagai pelajaran bagi semua, agar masyarakat benar-benar menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan di destinasi yang ada di Pamekasan," ungkap Basri.
Chandra Kirana (50), salah seorang yang mengaku sering mengunjungi destinasi Wisata Toron Semalem mengatakan sangat mendukung laporan terhadap polisi yang dilakukan oleh pengelola wisata.
"Saya mendukung dan mengharapkan pembuat foto tak senonoh dipolisikan, biar jadi pelajaran ke depannya," kata Chandra yang juga aktif sebagai pegiat pariwisata di Pamekasan.










