Senin, 13 Juli 2020 18:18

Pembangunan Menggunakan DD, Pasar Desa Winongan Kidul Mrotoli Meski Belum Ditempati

Rabu, 11 Desember 2019 22:52 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Supardi
Pembangunan Menggunakan DD, Pasar Desa Winongan Kidul Mrotoli Meski Belum Ditempati
Kondisi Pasar Winongan Kidul. Tampak bangunannya sudah rapuh, dan pavingnya banyak yang terlepas.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Pasar Desa Winongan Kidul, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan yang dibangun pada tahun 2016 hingga 2017 kini kondisinya memprihatinkan. Pasalnya, sejumlah bagian pasar sudah rapuh dan rusak, meski belum ditempati.

Informasi yang dihimpun, pasar ini dibangun di atas lahan kas desa menggunakan tiga sumber dana, yakni swadaya, bantuan pemkab, dan Dana Desa (DD).

Berdasarkan keterangan Kades Winongan Kidul, Ozin, saat dikonfirmasi, sumber dana swadaya berasal dari calon pedagang yang akan menempati lapak/stand. Calon pemilik lapak diminta membayar antara Rp 1,5 - 2 juta.

Persiapan pembangunan dimulai tahun 2016 lalu meliputi pemerataan dan pemadatan lahan yang dikerjakan oleh pihak ketiga. Kemudian, menginjak ke tahapan pembangunan, anggaran disiapkan sebesar Rp. 600 juta.

Menginjak tahun berikutnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Pasuruan menggelontorkan anggaran sebesar Rp. 250 juta untuk meneruskan pembangunan pasar. Dana itu sejatinya digunakan untuk belanja paving, namun untuk melaksanakan pekerjaan tersebut ternyata menggunakan DD (Dana Desa).

Zaenal Abidin, salah satu calon pemilik stan di Pasar Winongan Kidul mengungkapkan bahwa pasar itu hanya mendapatkan bantuan dari DPMD Rp 250 juta. "Selebihnya swadaya. Sedangkan yang bersumber dari DD digunakan untuk membangun stand yang ditempati orang lain, tapi tutup," kata Zaenal Abidin kepada BANGSAONLINE.com.

Zaenal juga menyebut, pembangunan dilakukan asal-asalan. Sebab, menurutnya, kondisi bangunan sudah rusak parah. Padahal belum ditempati. Kerusakan itu, di antaranya tembok mulai retak, penyanggah atap mulai keropos, serta banyak paving yang terlepas. (par/rev) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...