Kamis, 14 November 2019 22:59

​Risma Diprediksi Masuk Kabinet Hasil Reshuffle, Ini Penjelasannya

Sabtu, 02 November 2019 14:44 WIB
Editor: MMA
​Risma Diprediksi Masuk Kabinet Hasil Reshuffle, Ini Penjelasannya
Tri Rismaharini. foto: tempo

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan Kabinet Indonesia Maju, banyak warga Surabaya – termasuk di internal PDIP – heran dan bertanya-tanya: kok nama Tri Rismaharini (Risma), Wali Kota Surabaya, tak masuk. Padahal menjelang pengumuman kabinet, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto “road show politik” ke Jawa Timur, termasuk ke Surabaya, menjelaskan kepada wartawan bahwa ada tiga kepala daerah dari kader PDIP Jawa Timur yang bakal masuk kabinet. Mereka adalah Risma, Wali Kota Surabaya, Azwar Anas, Bupati Banyuwangi dan Budi Sulistyono, Bupati Ngawi.

Ternyata dari tiga nama itu tak ada yang masuk. Kenapa?

Risma tertunda masuk kabinet karena menunggu momentum pilwali. Informasi yang diterima BANGSAONLINE.com, Risma akan tetap masuk kabinet setelah menyelesaikan “misi”nya di Surabaya. “Misi” itu adalah pilwali Kota Surabaya yang akan berlangsung pada 2020.

Menurut info yang diterima BANGSAONLINE.com, Risma kemungkinan akan masuk kabinet saat Jokowi melakukan reshuffle. Nah, reshuffle itu bisa terjadi enam bulan ke depan atau sepuluh bulan ke depan, tergantung momentum politik yang dibutuhkan. “Saat itu kemungkinan Risma sudah selesai jabatannya sebagai wali kota,” tutur seorang sumber kepada BANGSAONLINE.com, Sabtu (2/11/2019).

“Risma kan juga punya jago pada pilwali. Kalau Risma jadi menteri, bisa-bisa jagonya tak terurus dan tak ada yang mengawal,” tuturnya lagi.

Apalagi calon wali kota Surabaya kali ini tak ada yang menonjol, baik kapasitas, elektabilitas, maupun kualitas figurnya. Karena itu, calon wali kota yang didukung Risma berpotensi kalah jika tak dikawal secara ketat. “Apalagi di internal PDIP Surabaya kan tak terlalu solid setelah Wisnu diganti Awi,” kata sumber itu lagi. Yang dimaksud Wisnu adalah Wisnu Sakti Buana, mantan ketua DPC PDIP Kota Surabaya yang kini Wakil Wali Kota Surabaya. Sedang Awi adalah panggilan Adi Sutarwijono, ketua DPC PDIP Kota Surabaya yang menggantikan Wisnu.

Risma dikabarkan mendukung Eri Cahyadi, Kepala Bappeko Kota Surabaya. Selain Eri, Risma juga dikabarkan mendukung Hendro Gunawan, Sekda Kota Surabaya. Dua-duanya dikenal sebagai orang dekat Risma.

Prediksi Risma masuk kabinet hasil reshuffle masuk akal. Bukankah Risma juga dikabarkan digadang-gadang akan dipertarungkan sebagai calon gubernur DKI Jakarta, setelah jago PDIP, Ahok, kalah telak melawan Anies Baswedan. Nah, untuk mempopulerkan Risma di Jakarta perlu “jabatan sementara” yaitu duduk di kabinet.

Prediksi Risma bakal masuk kabinet hasil reshuffle itu “nyambung” dengan pernyataan Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet. Politikus Golkar itu memprediksi akan ada menteri yang direshuffle dalam enam bulan ke depan.

Menurut dia, pengganti menteri yang dirushuffle itu diperkirakan perempuan. "Pada nanti enam bulan ke depan manakala ada evaluasi dan reshuffle, anggota kabinet yang hanya lima wanita atau perempuan pada hari ini, bisa bertambah seperti yang lalu," kata Bamsoet dalam diskusi di Jakarta, Kamis (31/10/2019).

"Sekurang-kurangnya delapan perempuan untuk mengisi kabinet hasil reshuffle yang akan datang," tambah Bamsoet seperti dikutip CNN Indonesia.

Nah, jika menteri perempuan, berarti - diantaranya - Risma yang bakal masuk. “Semua itu kan tergantung Bu Mega,” tutur sumber BANGSAONLINE.com. Risma memang kader PDIP yang sangat dekat dengan Megawati Soekarnoputri. (tim) 

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...