Senin, 03 Agustus 2020 16:31

​Terperosok ke Galian Tambang Batu Kapur Sedalam 20 Meter di Tuban, Begini Kondisi Jenazah Korban

Senin, 21 Oktober 2019 20:27 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Gunawan Wihandono
​Terperosok ke Galian Tambang Batu Kapur Sedalam 20 Meter di Tuban, Begini Kondisi Jenazah Korban
Jenazah korban dibawa ke rumah duka usai dievakuasi.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Nasib nahas menimpa Jasmani, sopir truk pengangkut batu kumbung asal Desa Tulungrejo, Kecamatan Sumberjo, Kabupaten Bojonegoro.

Pria berusia 41 tahun itu ditemukan tewas di dasar lubang tambang sedalam 20 meter yang berada di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Senin (21/10).

Peristiwa itu terjadi saat korban dan sejumlah sopir pengangkut batu kumbung lainnya tengah menunggu giliran kuli angkut memasukkan batu kumbung ke atas truk di yang parkir di sekitar lokasi kejadian.

Ketika tengah menunggu giliran, ia bermaksud untuk mengecek rute jalan yang hendak dilewati. Apesnya, korban justru terpeleset dan jatuh ke jurang. Jasmani pun tewas seketika di lokasi.

Melihat kejadian itu, sesama sopir dan para penambang batu kumbung berusaha menolong korban. "Korban ini hendak melihat jalan yang akan dilewati mas, tapi dia terpeleset," kata rekan korban Karsono (50).

Sejumlah penambangan batu kumbung dan para sopir, langsung turun ke bawah dan mengevakuasi korban dari dalam jurang setinggi 20 meter itu. Kemudian, membawanya ke rumah orang tua korban yang keberadaannya tak jauh dari lokasi Jasmani terjatuh.

"Korban kita evakuasi dan saya perkirakan Jasmani ini kurang hati-hati lalu terpeleset ke bawah," terangnya.

Dari hasil pemeriksaan medis, menunjukkan jika korban mengalami benturan yang cukup keras hingga mengakibatkan tulang rusuk korban patah dan mengenai bagian paru-paru korban.

"Kondisinya meninggal dunia dan mengalami luka patah tulang rusuk yang menancap di paru-paru, luka robek di bagian kepala, kaki sebelah kiri dan tangan," kata Kasubag Humas Polres Tuban, Iptu Suganda.

Usai melakukan pemeriksaan, jasad korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dikebumikan. Sementara atas kejadian tersebut, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam bekerja, baik sebagai penambang batu kumbung atau lainnya.

"Semoga tidak ada kejadian serupa menimpa warga Tuban, dan kami minta masyarakat tetap berhati-hati saat bekerja," pungkas Perwira Polisi berpangkat dua balok di pundaknya ini. (gun/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 30 Juli 2020 21:34 WIB
Oleh: KH. Agoes Ali Masyhuri*Kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang menyerahkan dana hibah puluhan miliar rupiah kepada Tanoto dan Sampoerna Foundation membuat dua ormas besar Islam Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah kecewa dan mundur dari organi...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...