Kamis, 23 Mei 2019 06:54

Rhoma Irama Terima Penghargaan Hak Cipta

Selasa, 25 November 2014 22:43 WIB
Editor: nisa
Rhoma Irama Terima Penghargaan Hak Cipta
Rhoma Irama di antara musisi penerima penghargaan dari Kemenkum HAM.

JAKARTA (bangsaonline) - Atas perjuangannya selama ini memberantas pembajakan karya cipta lagu dangdut, Rhoma Irama mendapatkan penghargaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Kementerian Hukum dan HAM di Auditorium Pengayoman Kementerian Hukum dan HAM RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2014). Penghargaan diberikan bertepatan dengan Konvensi Nasional Hak Kekayaan Intelektual dan Ekonomi Kreatif.

"Puluhan tahun kami perang melawan pembajakan tapi nggak ada pembajak yang ketangkap. Mudah-mudahan kali ini dengan sistem yang baru kita berharap Indonesia bisa bersih dari pembajakan," kata Rhoma Irama.

Selain Rhoma, ada beberapa musisi Indonesia yang menerima penghargaan HKI ini. Kepada mereka, Menkumham Yasonna H Laoly mengalungkan sebuah medali emas berpita biru.

"Saya menghormati karya dari anak bangsa yang telah menjadikan Indonesia terhormat di bidang cipta dan penemuan," kata Yasonna.

Ia menjelaskan, mereka mendapatkan penghargaan atas perannya masing-masing. Sam Bimbo mendapatkan penghargaan untuk kategori artis pendukung hak-hak pencipta. Ia terpilih karena partisipasi aktifnya selama ini untuk pembahasan Undang-Undang Hak Cipta.

Raja dangdut Rhoma Irama, memperoleh penghargaan untuk kategori Hak Cipta atas 685 buah lagu karyanya. Sementara Bunga Citra Lestari atau BCL dinobatkan sebagai artis penampil terbaik. Berbeda dengan tiga musisi lainnya, grup band Slank mendapatkan penghargaan internasional berupa World Intellectual Property Award untuk kategori kreativitas.

Menurut Yasonna, pemerintah baru saja mengesahkan UU no 28 tahun 2014 tentang hak cipta. Dengan terbentuknya UU ini, diharapkan para kreator semakin bersemangat untuk berkarya. Sebab kini ada undang-undang yang memberikan jaminan terhadap karya mereka.

"Negara juga harus mendorong lahirnya para kreator dan inovator. Fasilitas dan insentif harus diberikan secara memadai kepada para manusia kreatif Indonesia agar karya yang dihasilkan unggul berkelas dunia. Makanya sekarang ini kita menggelar Konvensi Nasional Hak Kekayaan Intelektual dan Ekonomi Kreatif," terang Yasonna. 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...