Selasa, 11 Agustus 2020 10:19

Lestarikan Kuliner Melalui Festival Makanan Khas Ponorogo

Minggu, 20 Oktober 2019 01:35 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Novian Catur
Lestarikan Kuliner Melalui Festival Makanan Khas Ponorogo
Wabup Sudjarno saat membuka Festival Makanan Khas Ponorogo.

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Guna membangkitkan serta melestarikan budaya, khususnya kuliner khas Kabupaten Ponorogo, Dinas Pariwisata Ponorogo menggelar Festival Makanan Ponorogo bertempat di halaman Keraton, Sabtu (19/10).

Dalam festival yang dibuka Wakil Bupati Ponorogo Sudjarno ini, panitia festival juga membagikan 2.000 kupon makanan gratis. Turut hadir dalam acara tersebut, manajer Keraton, OPD, dan LSM.

Wakil Bupati dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini merupakan agenda kunjungan wisata. Meskipun diselenggarakan pertama kali, ia berharap acara ini bisa menjadi agenda rutin tiap tahun.

Selain itu, festival ini diharapkan juga memberikan motivasi atau dorongan kepada pelaku usaha kuliner di Kabupaten Ponorogo dalam berinovasi dan mengembangkan usahanya.

Pantauan BANGSAONLINE.com, festival ini disambut antusias masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pengunjung pada festival yang menyediakan 30 stand dengan keaneragaman kuliner tersebut. Total, ada 13 menu makanan dan 9 menu minuman khas Ponorogo yang disajikan dalam festival ini.

Kepala Dinas Pariwisata Ponorogo yang diwakili Muharyadi mengungkapkan beragam makanan yang disajikan dalam festival itu, di antaranya nasi pecel pincuk, bakmie, tiwul goreng, lontong sayur, nila bakar, bakso, dan sate ayam. Sedangkan aneka minuman khas Ponorogo, yakni es dawet jabung, es cao, wedang rempah-rempah, es degan, cemoe, wedang ronde, dan kolak.

"Acara ini bertujuan untuk melestarikan budaya, khususnya kuliner. Karena rasa kuliner kita tidak kalah dengan kuliner dari luar negeri," ujarnya. Festival Kuliner Ponorogo ini  sekaligus sebagai ajang promosi jajanan khas dan makanan khas Ponorogo kepada masyarakat luas. (nov/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...