Sabtu, 19 Oktober 2019 07:27

Bupati Banyuwangi Tetapkan Status Tanggap Darurat Kekeringan, BPBD dan PUDAM Kirim Air Bersih

Sabtu, 21 September 2019 12:22 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Ganda Siswanto
Bupati Banyuwangi Tetapkan Status Tanggap Darurat Kekeringan, BPBD dan PUDAM Kirim Air Bersih
Penyaluran air bersih di Dusun Pancoran Desa Sidodadi Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi oleh PUDAM Banyuwangi.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com – Dampak kekeringan di Kabupaten Banyuwangi terus meluas. Diperkirakan bulan September - Oktober adalah puncak terjadinya kekeringan. Guna mengatasi kekurangan air bersih di daerah terdampak, BPBD Banyuwangi bekerja sama dengan Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Banyuwangi mengirimkan bantuan air bersih.

“Setiap 2 hari sekali selalu mendistribusikan air bersih sembanyak 5000 liter di sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan. Seandainya, di wilayah terdampak ada tandon air sudah habis, kepala dusun (Kadus) maupun kepala desa (Kades) bisa langsung menelepon pihak PUDAM,”ujar Eka Muharam, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi.

Ditambahkan Eka, Bupati Banyuwangi sudah mendapat rekom dari BMKG untuk menetapkan status tanggap darurat kekeringan mulai 1 Agustus hingga akhir bulan Oktober nanti. "Jika sudah ditetapkan tanggap darurat, jika anggaran dari APBD kurang, nanti bisa minta bantuan ke APBD Provinsi maupun APBN," katanya. 

Eka menjelaskan, kekeringan di Banyuwangi hanya ketiadaan air, bukan kekeringan kronis. Masyarakat hanya kekurangan air bersih yang layak untuk kebutuhan dasar sehari-hari, karena sumber mata air di beberapa wilayah terdampak mengalami penyusutan debit airnya.

Titik terdampak kekeringan di Kecamatan Tegaldlimo, Bangorejo, dan Wongsorejo berada di lokasi wilayah hilir yang gersang dan berdekatan dengan pesisir. BPBD kesulitan membangun penyediaan sarana air bersih karena air tanah yang keluar payau. (gda/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...