Rabu, 16 Juni 2021 06:24

Balai Bahasa Jatim Ajak Media Massa Lakukan Pendidikan Karakter

Kamis, 19 September 2019 22:28 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Mustain
Balai Bahasa Jatim Ajak Media Massa Lakukan Pendidikan Karakter
PEMATERI: Suasana acara Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Pelaku Media Massa yang digelar Balai Bahasa Jatim, Kamis (19/9). foto: MUSTAIN/ BANGSAONLINE

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Balai Bahasa Jawa Timur (BBJT) mengajak media massa melakukan pendidikan karakter. Ini disampaikan Kepala BBJT, Mustakim saat membuka acara Penyuluhan Bahasa Indonesia bagi Pelaku Media Massa, di Gedung Graha Pena Surabaya, Rabu-Kamis (18-19/9).

Menurut Mustakim, media massa bisa berperan melakukan pendidikan karakter. Caranya dengan menggunakan kata-kata yang santun, halus, adem, dan tidak memanasi suasana. “Dengan kata-kata santun tersebut, media massa bisa menanamkan karakter yang baik kepada masyarakat,” cetusnya.

Katanya, media massa juga prioritas yang diharapkan menggunakan Bahasa Indonesia dengan benar. Sebab media menjadi rujukan bagi masyarakat dalam penggunaan bahasa. “Dulu banyak dipakai kata pengrajin. Namun setelah media memakai kata perajin, kini masyarakat juga ikut,” tandasnya.

Mustakim pun berharap media massa, sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999, selain berfungsi sebagai penyampai informasi, juga menjadi media pendidikan. “Kami harapkan dalam hal ini, ya melakukan pendidikan bahasa, dengan menggunakan kata-kata yang benar,” harapnya.

BACA JUGA : 

Genap Empat Tahun, AMSI Konsisten Mewujudkan Ekosistem Digital yang Sehat

Media Harus Dukung Pemberitaan Ramah Perempuan dan Anak

Bawaslu Sosialisasikan Pengawasan Pelanggaran Kampanye Bagi Media, Ormas, dan LSM di Pilbup Kediri

Terkait Iklan Kampanye, Dewan Pers: Media Harus Bijaksana Pedomani Aturan

Penyuluhan bahasa yang digelar BBJT ini diikuti 50 peserta. Terdiri dari wartawan media cetak, media elektronik, dan media daring. Ada juga peserta dari media kampus, humas perguruan tinggi (PT), dan guru. Juga peserta perwakilan dari organisasi profesi wartawan, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Selama dua hari, para peserta mendapatkan sejumlah materi yang bertujuan untuk meningkatkan mutu penggunaan Bahasa Indonesia. Selain dari BBJT, pemateri di antaranya Prof Dr Suyanto, guru besar Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Surabaya.

Di acara ini, Suyanto memberikan materi tentang kalimat dan paragraf dalam media massa. Pemateri lainnya, Heti Palestina Yunani, pewarta lepas yang juga CEO dari Little Sun Art & Media Management, menyampaikan materi tentang praktik menulis berita di media massa. (sta/rev)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipan...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...