Rabu, 27 Mei 2020 23:12

Penyempitan Perlintasan Kereta Api Sebidang di Jalan Nias Kota Blitar Diprotes Warga

Senin, 09 September 2019 16:09 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Penyempitan Perlintasan Kereta Api Sebidang di Jalan Nias Kota Blitar Diprotes Warga
Perlintasan kereta api sebidang di Jalan Nias Kota Blitar yang dipersempit oleh PT KAI.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Perlintasan kereta api sebidang di Jalan Nias Kota Blitar mendadak dipersempit oleh PT KAI. PT KAI mempersempit lintasan dengan menambahkan beton di samping kiri dan kanan serta bagian Barat dan Timur perlintasan. Akibatnya, kendaraan roda empat tidak bisa melewati perlintasan KA sebidang tersebut.

Hal ini kemudian justru menimbulkan protes dari warga setempat. Pasalnya penyempitan dilakukan secara mendadak dan tidak melalui sosialisasi terlebih dahulu.

Menurut Heri warga setempat, penyempitan perlintasan KA di Jalan Nias jelas merugikan warga. Utamanya warga yang memiliki usaha dan memakai mobil roda empat untuk mengangkut barang. Warga harus memutar beberapa kilometer karena tidak bisa melewati jalan di perlintasan kereta api. Apalagi jalan tersebut merupakan jalur yang cukup padat.

"Harusnya sosialisasi dulu, jangan langsung dipersempit seperti ini. Sebelumnya juga gak ada pemberitahuan, langsung dipersempit begitu saja," ungkap Heri warga setempat, Senin (9/9/2019).

Dikonfirmasi terkait hal ini, Manajer Humas Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan perlintasan KA Jalan Nias dipersempit usai insiden lokomotif tertemper palang pintu dan pengaman di lokasi pada Sabtu (7/9/2019) malam. Palang pintu tersebut rusak usai ada kendaraan roda empat yang berusaha menerobos palang pintu saat ada kereta api melintas.

Meski begitu, Ixfan menegaskan PT KAI tidak menutup total perlintasan sebidang di Jalan Nias tersebut. Yang ditutup hanya akses kendaraan roda empat.

"Yang dilakukan PT KAI hanya mempersempit perlintasan sebagai tindakan agar pengendara mobil tidak bisa mengakses di perlintasan. Kami sudah sosialisasi ke Ketua RT sebelum memasang beton di lokasi. Memang ada lima warga yang memiliki mobil protes dengan tindakan kami. Kami sarankan ke mereka menyampaikan protes ke Daop," pungkas Ixfan. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...