Kamis, 14 November 2019 05:19

Warga Bangkalan Tewas Terbakar di Sawah Miliknya, Baru Diketahui 7 Jam Kemudian

Minggu, 25 Agustus 2019 22:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Subaidah
Warga Bangkalan Tewas Terbakar di Sawah Miliknya, Baru Diketahui 7 Jam Kemudian
Petugas mengidentifikasi mayat korban.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Matramin (75) warga Dusun Sentolan, Desa Togabung, Kec. Geger, Kab. Bangkalan tewas terbakar ketika bekerja di sawahnya, Sabtu (24/08/2019) lalu. Korban terbakar saat bekerja di sawah miliknya yang berlokasi di Dusun Tlongser, Desa Batonaong, Kec. Arosbaya, Kab. Bangkalan.

Ironisnya, Matramin baru diketahui tewas terbakar setelah 7 jam kemudian, usai sempat terjadi kebakaran daun akasia di sekitar sawah milik korban. Bahkan, kebakaran itu sempat dipadamkan oleh warga sekitar, namun tak diketahui jika korban ternyata ikut terbakar.

Dari informasi yang dihimpun, korban diketahui berangkat ke sawahnya sekitar pukul 11.00 WIB. Aktivitas korban pergi ke sawah merupakan kegiatan rutin tiap harinya.

Namun, sekitar pukul 12.00 WIB, adik korban dan warga mendengar ada kebakaran di sekitar sawah milik korban. Warga kemudian bergegas mematikan api tersebut. Api diduga membakar daun akasia yang sudah mengering. 

Kecurigaan mulai timbul, karena hingga pukul 17.30 WIB, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Istri Matramin kemudian mencari korban di sekitar rumah, tapi tidak ditemukan. Kemudian adik korban bersama warga berinisiatif mencari korban di sekitar lokasi kebakaran tak jauh dari sawah milik korban tersebut.

Setelah dicari, benar saja ditemukan korban dalam keadaaan meninggal terbakar di area sawah. Kondisi korban mengalami luka bakar 80% di bagian kepala, leher dada, kedua belah tangan, dan kedua kaki. Sedangkan perut bagian bawah tidak mengalami luka bakar, dan tidak ditemukan ada kekerasaan pada tubuh korban.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Kasubag Humas Polres Bangkalan Iptu Suyitno membernarkan. Ia mengatakan, anggota Polsek sudah mendatangi TKP, mengamankan bukti, serta memeriksa keadaan korban untuk dimintakan Visum Et Repertum (VER) namun keluarga korban menolak.

"Keluarga membuat surat pernyataan tidak akan menuntut siapa pun tentang adanya kejadian ini," singkatnya. (ida/uzi/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Rabu, 13 November 2019 10:38 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...