Selasa, 20 Agustus 2019 13:16

Nahas, Nenek 74 Tahun Tewas Terlindas Truk di Medaeng Sidoarjo

Selasa, 09 Juli 2019 00:57 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
Nahas, Nenek 74 Tahun Tewas Terlindas Truk di Medaeng Sidoarjo
Jenazah korban ditutup koran sebelum dievakuasi petugas.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Nenek Djasati (74) warga Griya Mapan Sentosa 7A, Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru terlibat kecelakaan di Jalan Letjend Sutoyo, Desa Medaeng, Kecamatan Waru, Senin (8/7) siang.

Ia tergilas roda truk hingga tewas di lokasi kejadian.

Kanit Laka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono Suggeng menceritakan, saat kejadian korban sedang dibonceng suaminya Syafuan (77), mengendarai motor Honda Beat nopol W 3908 PF.

“Mereka melaju dari arah Barat ke Timur jalur itu. Kejadiannya sekitar pukul 12.45 WIB,” cetus Sugeng.

Saat d ilokasi kejadian yang berada di depan Mako Brimob itu, korban bersenggolan dengan dengan kendaraan yang melaju di depanya. Motor yang dikendarai korban oleng, hingga ia bersama suaminya terjatuh.

Sialnya, bersamaan dengan itu melaju truk Nopol S 8461 NA dari arah yang sama. Truk itu dikemudikan Sabar (60) warga Desa Tanggul RT 01 RW 03 Kecamatan Wonoayu. “Pengendara motor yang bersenggolan dengan korban pertama sudah melanjutkan perjalanan,” terang Sugeng.

Tabrakan pun tak dapat terhindari. Tubuh Djasati tergilas roda truk bagian belakang. Ia pun tewas di lokasi kejadian.

Sementara suaminya masih tertolong dan hanya mengalami luka ringan dalam insiden kecelakaan itu. Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan evakuasi terhadap korban. Sopir dan kendaraan yang terlibat kecelakaan juga diamankan polisi guna penyelidikan lebih lanjut.

“Kasusnya ditangani Unit Laka Lantas Polresta Sidoarjo,” urainya.

Dalam kesempatan itu, Sugeng juga tak bosan mengingatkan agar masyarakat selalu tertib saat berlalu-lintas. "Arus kendaraan dari depan dan belakang harus terus diperhatikan. Apalagi saat hendak mendahului. Hal itu akan meminimalisir terjadinya kecelakaan," pungkasnya. (cat/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...