Senin, 22 Juli 2019 09:39

Jaga Kualitas Lingkungan Kota, Pemkab Ngawi Perbanyak RTH

Selasa, 25 Juni 2019 00:31 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
Jaga Kualitas Lingkungan Kota, Pemkab Ngawi Perbanyak RTH
RTH Taman Candi yang menjadi tujuan warga Kota Ngawi.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Pemkab Ngawi melalui Dinas Lingkungan Hidup akan mengebut pembangunan ruang terbuka hijau (RTH). Dalam anggaran tahun 2019 ini, Pemkab Ngawi siap menggelontor dana demi mengembangkan RTH di beberapa titik ruas kota.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi pada tahun ini siap mengembangkan RTH di dalam lingkungan perkotaan. Seperti pembangunan RTH di Kepatihan, Benteng Pendem, Kompleks Terminal Kertonegoro, Taman Candi, Pemandian Tawun, Taman Sukowati, Taman Kota Ir.Soekarno, Alun-alun Merdeka Ngawi hingga kanan kiri jalur kolektor di Kabupaten Ngawi.

"RTH mempunyai peranan penting dalam penataan pembangunan di perkotaan, sehingga untuk pengadaannya perlu perencanaan yang matang dan akurat demi menjaga keseimbangan serta kualitas lingkungan perkotaan," jelas Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Dodi Aprilasetia kepada BANGSAONLINE.com.

Anggaran yang disediakan untuk pengadaan dan pembangunan RTH dari APBD Kab Ngawi. Untuk pengadaan RTH tersebut, Pemkab Ngawi juga mendapatkan kucuran dari Pemerintah Pusat melalui Dirjen RTH yaitu pembangunan RTH di area Benteng Pendem. Pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran Rp 850 juta untuk pengadaan RTH di bangunan peninggalan kolonial Belanda tersebut.

"Mengenai pembiayaan RTH yang tidak sedikit itu, pengadaannya dilakukan secara bertahap. Namun dipastikan tahun 2019 sudah memenuhi target 30%," urainya.

Keberadaan RTH sendiri selain menjadi ikonik, juga diharapkan dapat menjadi tempat wisata bagi masyarakat umum.

"Dengan adanya RTH saya dapat mengajak bermain anak-anak tidak perlu jauh-jauh mencari tempat rekreasi yang murah," terang Siti Robingah, warga dalam kota Ngawi saat ditemui di Taman Candi.

Selain sebagai destinasi, RTH juga mendasar pada Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang Perkotaan yang meliputi 30% RTH, dengan rincian 20% untuk RTH Publik dan 10% untuk RTH Privat. RTH Publik yang dikelola Pemkab Ngawi seluas 1.719.89 hektare atau 21,78%. Sedangkan RTH Privat yang dimiliki oleh institusi tertentu/perorangan seluas 1.000.31 hektare atau 12.66%. (nal/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...