Kamis, 14 November 2019 18:20

Jaga Kualitas Lingkungan Kota, Pemkab Ngawi Perbanyak RTH

Selasa, 25 Juni 2019 00:31 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Zainal Abidin
Jaga Kualitas Lingkungan Kota, Pemkab Ngawi Perbanyak RTH
RTH Taman Candi yang menjadi tujuan warga Kota Ngawi.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Pemkab Ngawi melalui Dinas Lingkungan Hidup akan mengebut pembangunan ruang terbuka hijau (RTH). Dalam anggaran tahun 2019 ini, Pemkab Ngawi siap menggelontor dana demi mengembangkan RTH di beberapa titik ruas kota.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ngawi pada tahun ini siap mengembangkan RTH di dalam lingkungan perkotaan. Seperti pembangunan RTH di Kepatihan, Benteng Pendem, Kompleks Terminal Kertonegoro, Taman Candi, Pemandian Tawun, Taman Sukowati, Taman Kota Ir.Soekarno, Alun-alun Merdeka Ngawi hingga kanan kiri jalur kolektor di Kabupaten Ngawi.

"RTH mempunyai peranan penting dalam penataan pembangunan di perkotaan, sehingga untuk pengadaannya perlu perencanaan yang matang dan akurat demi menjaga keseimbangan serta kualitas lingkungan perkotaan," jelas Kabid Tata Lingkungan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Dodi Aprilasetia kepada BANGSAONLINE.com.

Anggaran yang disediakan untuk pengadaan dan pembangunan RTH dari APBD Kab Ngawi. Untuk pengadaan RTH tersebut, Pemkab Ngawi juga mendapatkan kucuran dari Pemerintah Pusat melalui Dirjen RTH yaitu pembangunan RTH di area Benteng Pendem. Pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran Rp 850 juta untuk pengadaan RTH di bangunan peninggalan kolonial Belanda tersebut.

"Mengenai pembiayaan RTH yang tidak sedikit itu, pengadaannya dilakukan secara bertahap. Namun dipastikan tahun 2019 sudah memenuhi target 30%," urainya.

Keberadaan RTH sendiri selain menjadi ikonik, juga diharapkan dapat menjadi tempat wisata bagi masyarakat umum.

"Dengan adanya RTH saya dapat mengajak bermain anak-anak tidak perlu jauh-jauh mencari tempat rekreasi yang murah," terang Siti Robingah, warga dalam kota Ngawi saat ditemui di Taman Candi.

Selain sebagai destinasi, RTH juga mendasar pada Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang Perkotaan yang meliputi 30% RTH, dengan rincian 20% untuk RTH Publik dan 10% untuk RTH Privat. RTH Publik yang dikelola Pemkab Ngawi seluas 1.719.89 hektare atau 21,78%. Sedangkan RTH Privat yang dimiliki oleh institusi tertentu/perorangan seluas 1.000.31 hektare atau 12.66%. (nal/ian)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...