Sabtu, 05 Desember 2020 05:49

Perolehan Kursi DPRD Gresik Sementara: PKB Memimpin, Disusul Golkar dan Gerindra

Senin, 22 April 2019 10:02 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Perolehan Kursi DPRD Gresik Sementara: PKB Memimpin, Disusul Golkar dan Gerindra
Suasana penghitungan suara di tingkat kecamatan. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Hingga saat ini, penghitungan hasil Pemilu 2019, baik pilpres maupun pileg masih berlangsung di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK).

Namun, sejumlah partai peserta pemilu 2019 yang telah memegang formulir C1 (plano) sudah bisa memetakan perolehan kursi. DPD Golkar Gresik misalnya, partai berlambang pohon beringin itu mengklaim bakal mendapatkan 8 kursi untuk DPRD Gresik periode 2019-2024.

"Berdasarkan data C1 dan hitungan Golkar, perolehan kursi terbanyak pertama ditempati PKB dengan perolehan 12 kursi. Kemudian disusul Golkar dan Gerindra masing-masing 8 kursi. Lalu Nasdem 6 kursi, PDIP 5 kursi, PPP, dan PD masing-masing 4 kursi, dan terakhir PAN 3 kursi. Itu data perolehan kursi sementara berdasarkan hitungan Golkar berpegang C1. Namun, finalnya masih harus menunggu penetapan di KPU Gresik," terang Ketua DPD Golkar Gresik Ahmad Nurhamim kepada BANGSAONLINE.com, Senin (22/4).

Nurhamim kemudian merinci jatah kursi yang didapat dari tiap daerah pemilihan (dapil).

Untuk PKB, dapil I (Gresik dan Kebomas) 1 kursi, dapil II (Duduksampeyan dan Cerme) 3 kursi, dapil III (Menganti dan Kedamean) 2 kursi, dapil IV (Driyorejo dan Wringinanom) 2 kursi, dapil V (Balongpanggang dan Benjeng) 1 kursi, dapil VI (Sangkapura dan Tambak) 1 kursi, dapil VII (Dukun, Panceng dan Ujungpangkah) 1 kursi, dan dapil VIII (Manyar, Bungah dan Sidayu) 1 kursi.

Golkar dari 8 dapil, dapil I, II, III, IV, V, VI, VII, dan VIII masing-masing mendapatkan 1 kursi. Begitu juga Gerindra, mendapatkan masing-masing 1 kursi dari dapil I, II, III, IV, V, VI dan VII. Namun di dapil VIII mendapat 2 kursi.

Untuk Nasdem, dari 8 dapil mendapatkan 6 kursi. Hasil itu naik signifikan dari Pileg 2014 yang hanya mendapatkan 1 kursi. Adapun keenam kursi itu didapat dari dapil I, III, IV, V, VI, dan VIII. "Nasdem pileg tahun ini diuntungkan suara sisa (hitungan terakhir) pembagi kursi begitu besar," ungkapnya.

Selanjutnya adalah PDIP yang berpeluang mendapatkan 5 kursi. Yaitu dari dapil III, IV, V, VII, dan VIII masing-masing 1 kursi. Sementara PPP 4 kursi didapat dari dapil I, III, VII, dan VIII. "Jumlah kursi serupa juga diraih Partai Demokrat, dari dapil I, III, VII dan VIII masing-masiang 1 kursi," terangnya.

"Sementara PAN mendapat jatah 3 kursi, yakni dari dapil I, VII, dan VIII masing-masing 1 kursi," pungkasnya. (hud/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Selasa, 01 Desember 2020 16:52 WIB
PROBOLINGGO, BANGSAONLINE.com – Meletusnya Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, tidak mengakibatkan kenaikan material vulkanik di Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.Namun demikian, status Gunung Bromo tetap level II atau waspada. Sehingga pengunju...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Rabu, 02 Desember 2020 21:44 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Kamis, 03 Desember 2020 15:46 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...