Rabu, 26 Februari 2020 05:08

APK yang Langgar Aturan di Banyuwangi, Tidak Ada Tindakan Tegas oleh Bawaslu

Rabu, 10 April 2019 11:28 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Ganda Siswanto
APK yang Langgar Aturan di Banyuwangi, Tidak Ada Tindakan Tegas oleh Bawaslu
APK yang menyalahi aturan di dekat kelurahan Kertosari dengan jarak pemasangan kurang dari 25 meter.

BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Banyaknya alat peraga kampanye (APK) yang diduga menyalahi aturan karena dipasang di area sekitar kantor Pemerintahan Kelurahan Kertosari Banyuwangi, tidak ada tindakan tegas dari Bawaslu Banyuwangi.

Seperti diketahui, APK tersebut dipasang di area kantor pemerintahan, rumah ibadah, dan tempat pendidikan, yang seharusnya merupakan zona larangan.

Dalam pantauan BANGSAONLINE.com di lapangan, ada beberapa APK yang terpasang berdekatan dengan kantor Kelurahan dengan jarak kurang dari 25 meter. Ada yang terpasang di Kelurahan Kertosari, Lateng, Panderejo, dan Tukangkayu. Semua masuk di wilayah Kecamatan Kota Banyuwangi.

Pemasangan APK yang berada di area kelurahan itu sudah lebih dari 2 bulan, tapi petugas dari Panwas Kota membiarkan keberadaan APK peserta pemilu itu. Tidak ditertibkan, juga tidak dibongkar.

Bahkan ada di salah satu kelurahan yang melaporkan keberadaan APK tersebut, kepada petugas pengawas pemilu lapangan (PPL). Tetapi laporannya tidak digubris sama sekali oleh PPL yang ada di kelurahan bersangkutan.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini, Divisi Analisis Teknis Pengawasan dan Pontensi Pelanggaran Bawaslu Kabupaten Banyuwangi, Anang Lukman Efandi membenarkan bahwa APK yang terpasang berdekatan dengan kantor Kelurahan melanggar peraturan.

"Petugas kami melakukan penertiban pelanggaran secara periodik setiap dua minggu sekali dan langsung inventarisasi data jika ada penemuan yang melanggar. Adapun yang belum ditertibkan, itu mungkin bisa saja terlewatkan oleh petugas," dalihnya.

"Setiap ada pelanggaran pemasangan APK, maka langkah awal Bawaslu adalah mengkoordinasikan terlebih dahulu kepada partai yang bersangkutan. Jika belum juga dilepas APK yang diperingatkan, maka kami langsung tindak," ujar Anang.

"Jika ada laporan, pihak Bawaslu akan langsung tinjau lapangan (TL). Apabila terbukti itu sebuah pelanggaran, maka dua minggu kedepan kita tindaklanjuti," jelasnya pada BANGSAONLINE.com

Saat disinggung APK yang melanggar aturan tapi tidak ditindak selama hampir berbulan-bulan, lagi-lagi pihaknya berkelit karena terlewatkan oleh petugas. "Pihak kami tidak bisa memberikan penindakan secara khusus APK yang telah melanggar dan terlewatkan oleh petugas kami. Dikarenakan penindakan selama dua minggu sekali itu sudah menjadi ketentuan peraturan yang berlaku," imbuhnya. (gda/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...