Rabu, 21 Agustus 2019 22:15

Gara-gara Kecanduan Main PUBG, Lima Anak dan Remaja di Jember Menjalani Perawatan Jiwa

Kamis, 28 Maret 2019 18:22 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
Gara-gara Kecanduan Main PUBG, Lima Anak dan Remaja di Jember Menjalani Perawatan Jiwa
Ilustrasi.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Ngetrennya permainan PUBG (Player Unknown's Battle Grounds) di smartphone mengakibatkan 5 orang anak dan remaja di Kabupaten Jember harus menjalani perawatan jiwa di RS dr. Soebandi. Kelima pasien itu mengalami perubahan sikap dan perilaku kasar, sejak mereka sering bermain games. Dilaporkan, bahwa mereka mudah marah.

Menurut Ahli Psikiater RS dr. Soebandi Jember, dokter Evy Justina, beberapa minggu belakangan ini, sudah ada 5 orang anak dan remaja yang menjalani perawatan intensif di rumah sakit dr. Soebandi akibat kecanduan games online PUBG di smartphone. Tingkah laku mereka berubah drastis. Kebanyakan anak-anak dan remaja yang mengalami gangguan perilaku.

"Trennya usia 14 tahun ke bawah. Siswa SD harusnya tidak memegang HP android," kata dokter Evy saat dikonfirmasi wartawan di ruang kerjanya, Kamis (28/3).

Mayoritas penggemar game PUBG ini, mengalami gangguan perilaku. “Jadi seakan-akan mereka itu ingin menjadi tokoh dalam game, hingga tidak jarang sering melakukan kekerasan terhadap orang lain seperti adik, kakak, dan anggota keluarga yang lain,” terangnya.

“Kami sempat merawat inapkan korban game PUBG ini, dikarenakan gangguan jiwanya berat. Bahkan ada yang sampai marah-marah besar, jika tidak memegang HP android meskipun sebentar. Kecanduannya sama persis ciri-cirinya dengan kecanduan obat-obatan terlarang. Kalau seperti ini cirinya, gangguan jiwa perilaku berat,” terangnya.

“Kami khawatir, jika dibiarkan dan tidak ada tindakan dari orang tua atau keluarga dekat, akan memberikan dampak semakin buruk pada si pasien. Bahkan tidak menutup kemungkinan, penggemar games PUBG ini akan melakukan tindakan kriminal. Jadi, jangan sampai ada anak umur 14 tahun ke bawah memegang HP,” jelasnya. (yud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...