Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno juga ikut menanam pohon asem.
"Bibit yang diberikan kepada warga sejumlah 2.400 bibit yang terdiri dari sengon 1.000, sirsak 200, asem 200, cengkeh 500, kopi 500. Tanaman tersebut ditanam di pinggir jalan di bawah tanaman pinus. Ada pula yang ditanam di perkebunan warga sekitar dengan dibantu oleh warga yang hadir," terangnya.
“Kenapa tanaman produktif? Karena selain untuk kelestarian lingkungan juga sebagai pemberdayaan ekonomi. Dengan penghijauan tanaman produktif bernilai ekonomi tinggi yaitu kopi dan cengkeh, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” tambahnya.
Penghijauan ini merupakan komitmen Pemerintah Kabupaten Kediri untuk meningkatkan produksi pertanian sekaligus perhatian pemerintah kepada petani di Kabupaten Kediri khususnya petani di sekitar hutan. Setelah aksi ini ini usai selanjutnya warga diharapkan bertanggung jawab untuk merawat dan memelihara tanaman tersebut sampai mampu menghasilkan.

Warga pun sangat senang dengan adanya penghijauan ini. Selain desanya bisa aman dari intaian bahaya longsor, setelah 5 tahun nanti hasil dari tanaman produktif dapat dipanen untuk menambah perekonomian.
"Alhamdulillah desa kami mendapat bantuan penghijauan, semoga tidak ada lagi longsor, masyarakat bisa hidup aman dan sejahtera. Kami berjanji akan merawatnya,” terang Suyanto salah satu warga.
Ikut serta dalam kegiatan ini Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Kediri, Muspika Mojo, Kepala Desa se-Kecamatan Mojo, para petugas lapangan, serta anggota kelompok tani, tokoh masyarakat dan kelompok pemerhati lingkungan. (adv/kominfo/rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




