Minggu, 19 Januari 2020 12:33

Pasca Dilanda Banjir, Petani Dipastikan Merugi

Minggu, 10 Maret 2019 17:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Pasca Dilanda Banjir, Petani Dipastikan Merugi
Tanaman padi milik petani yang terendam air.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Air di beberapa wilayah di Ngawi yang sebelumnya terendam banjir mulai tampak surut, Minggu (10/03). Banyak warga yang juga mulai meninggalkan tenda pengungsian untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

Namun, surutnya air ternyata juga menyisakan masalah bagi warga, utamanya bagi para petani. Pasalnya, sekitar 3.746 petani siap-siap merugi lantaran tanaman padi yang siap panen terancam membusuk. Informasi dari Dinas Pertanian (Disperta) Ngawi, ada sekitar 1.016 hektare lahan sawah terendam banjir yang tersebar di 26 desa dari 6 kecamatan.

Sedangkan, rata-rata usia tanam memasuki 80-90 hari yang tersebar di tiga kecamatan baik Kwadungan, Geneng, dan Ngawi Kota. Seperti halnya di Kwadungan, 8 desa terpaksa mempercepat masa panen.

Air memang sudah tidak merendam rumah-rumah warga, namun masih nampak menggenang di areal persawahan dan beberapa jalan desa. "Ya terpaksa kita lakukan panen, daripada membusuk karena terendam air. Yang pasti kita rugi," jelas Sukarsih, salah satu petani saat ditemui BANGSAONLINE.com.

Dilema pun dialami para petani. Sebab, setelah dipanen mereka juga kesulitan untuk menjemur padinya. Sehingga banyak para petani menjual padinya dengan harga di bawah pasaran. Hal tersebut sebagai alternatif dalam meminimalkan dari risiko kerugian yang ditanggung.

"Mau bagaimana lagi, yang penting padi laku terjual berapa pun itu," pungkas Sukarsih.

Hal yang sama terjadi di Kecamatan Geneng. Wilayah terparah ada di Desa Kasreman, yang mana hampir 200 hektare lahan sawah terendam. Padahal, wilayah ini belum memasuki masa panen dengan usia padi berkisar antara 70-80 hari.

Namun akibat hal ini, potensi gagal panen di depan mata. (nal/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 01 Januari 2020 19:47 WIB
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Wisata Edukasi Kampung Coklat di Kabupaten Blitar baru-baru ini telah menghadirkan spot instagramable bagi para pengunjung.Lokasi wisata yang terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tersebut ...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 18 Januari 2020 12:20 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...