Bupati Kediri Haryanti Sutrisno bersama Kementerian Pertanian saat menyerahkan bantuan alat mesin pertanian. foto: Dinas Kominfo
Sekitar 85 persen penduduk di Kabupaten Kediri berprofesi sebagai petani, tak sedikit pula petani muda yang sangat antusias dalam bidang pertanian. Hal tersebut didukung dengan sarana dan alat pertanian yang telah dimilik oleh para petani.
"Ada sekitar 100 unit alat pembuat pupuk organik yang mampu mendukung dalam hal pertanian,"terang Bupati Kediri.
Dengan alat-alat tersebut diharapkan mampu memproduksi pupuk yang dapat memenuhi kebutuhan para petani.
"Tak perlu ambil pupuk dari daerah lain, kita berdayakan para pertani untuk membuat pupuk sendiri dengan bahan baku kotoran ternak utamanya sapi,"jelasnya.
Kabupaten Kediri selama ini telah surplus padi, setiap hari Jumat memberikan laporan data kepada Kementerian Pertanian berapa hektar padi yang panen dan jumlahnya berapa ton, sehingga akan tercatat dengan akurat berapa ton dalam kurun waktu 1 tahun.
"Tahun 2018 kita surplus 55 ribu ton padi. Petani kita hebat sudah surplus ditahun 2018 dan Kab. Kediri sudah swasembada beras,"ungkapnya.
"Atas bantuan alsintan ini saya ucapkan terimakasih, supaya dipelihara dengan sebaik baiknya agar tidak rusak,"harapnya. (adv/kominfo/rif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




