Selasa, 23 Juli 2019 23:30

Dispendik Kota Mojokerto Terapkan Aturan Bebas PR Sebagai Konsekuensi Lima Hari Sekolah

Rabu, 12 September 2018 14:22 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Dispendik Kota Mojokerto Terapkan Aturan Bebas PR Sebagai Konsekuensi Lima Hari Sekolah
Amin Wakhid. (Yudi EP/BO)

MOJOKERTO KOTA, BANGSAONLINE.com - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto mulai menerapkan sekolah bebas Pekerjaan Rumah (PR) sebagai konsekuensi dari pemberlakuan lima hari sekolah bagi lembaga pendidikan setara SD-SLTP. Keputusan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang menaungi pendidikan ini diharapkan dapat mengurangi tekanan kejiwaan siswa yang harus merasakan penambahan jam pelajaran akibat dari pemberlakuan sistem lima hari sekolah.

"Mulai saat ini kita menerapkan sekolah bebas PR. Ini tentu sudah melalui kajian yang matang sehingga akibat dari adanya tambahan jam pelajaran tak membebani kejiwaan siswa," ujar Kadispendik Kota Mojokerto, Amin Wakhid, Rabu (12/9).

Mantan Kadis Lingkungan Hidup ini menguraikan pemberlakuan pendidikan bebas PR ini tak akan mengurangi kualitas pendidikan."Justru mutu pendidikan kita terjaga sehingga dengan adanya libur Sabtu dan Minggu akan membuat pikiran anak-anak lebih fresh," tandasnya.

Menurut Amin, pihaknya tak ingin terlalu membebani pikiran siswa. "Setiap hari, anak-anak mendapatkan tambahan 1 jam pelajaran. Kalau ditambah dengan PR tentu hak mereka untuk mendapatkan pikiran yang sehat tersita. Ini belum lagi jika mereka harus ikut bimbel di luar tentu dengan PR akan semakin memberatkan," katanya.

Soal adanya sekolah bebas PR mendapat apresiasi dari Komisi III DPRD Kota Mojokerto. Anggota Komisi III, Gunawan berpendapat, memang selayaknya di masa bermain anak-anak dapat merasakan kebahagiaannya."Anak-anak jangan terlampau diforsir pikirannya. Dengan mereka bebas PR, maka itu akan meringankan beban pikirannya, " pungkasnya. (yep/dur)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...