Selasa, 25 September 2018 22:57

Dispendik Kota Mojokerto Terapkan Aturan Bebas PR Sebagai Konsekuensi Lima Hari Sekolah

Rabu, 12 September 2018 14:22 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yudi Eko Purnomo
Dispendik Kota Mojokerto Terapkan Aturan Bebas PR Sebagai Konsekuensi Lima Hari Sekolah
Amin Wakhid. (Yudi EP/BO)

MOJOKERTO KOTA, BANGSAONLINE.com - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto mulai menerapkan sekolah bebas Pekerjaan Rumah (PR) sebagai konsekuensi dari pemberlakuan lima hari sekolah bagi lembaga pendidikan setara SD-SLTP. Keputusan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) yang menaungi pendidikan ini diharapkan dapat mengurangi tekanan kejiwaan siswa yang harus merasakan penambahan jam pelajaran akibat dari pemberlakuan sistem lima hari sekolah.

"Mulai saat ini kita menerapkan sekolah bebas PR. Ini tentu sudah melalui kajian yang matang sehingga akibat dari adanya tambahan jam pelajaran tak membebani kejiwaan siswa," ujar Kadispendik Kota Mojokerto, Amin Wakhid, Rabu (12/9).

Mantan Kadis Lingkungan Hidup ini menguraikan pemberlakuan pendidikan bebas PR ini tak akan mengurangi kualitas pendidikan."Justru mutu pendidikan kita terjaga sehingga dengan adanya libur Sabtu dan Minggu akan membuat pikiran anak-anak lebih fresh," tandasnya.

Menurut Amin, pihaknya tak ingin terlalu membebani pikiran siswa. "Setiap hari, anak-anak mendapatkan tambahan 1 jam pelajaran. Kalau ditambah dengan PR tentu hak mereka untuk mendapatkan pikiran yang sehat tersita. Ini belum lagi jika mereka harus ikut bimbel di luar tentu dengan PR akan semakin memberatkan," katanya.

Soal adanya sekolah bebas PR mendapat apresiasi dari Komisi III DPRD Kota Mojokerto. Anggota Komisi III, Gunawan berpendapat, memang selayaknya di masa bermain anak-anak dapat merasakan kebahagiaannya."Anak-anak jangan terlampau diforsir pikirannya. Dengan mereka bebas PR, maka itu akan meringankan beban pikirannya, " pungkasnya. (yep/dur)

Suparto Wijoyo
Senin, 17 September 2018 22:10 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*DEMOKRASI sejak mulanya adalah kerumunan yang meneguhkan kekuatan tanda kuasa sedang digumpalkan. Rakyat terlibat langsung untuk mengatur penyelenggaraan negara kota (polis) yang skala kepentingan maupun wilayahnya tidak seleba...
Selasa, 11 September 2018 13:55 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   ‘Asaa rabbukum an yarhamakum wa-in ‘udtum ‘udnaa waja’alnaa jahannama lilkaafiriina hashiiraan (8).Cukup jelas pesan ayat studi ini, bahwa Allah SWT pasti menyayangi hamba-Nya yang mau be...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 22 September 2018 10:49 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Minggu, 16 September 2018 18:57 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Wisata susur sungai sekarang sudah ada di Kabupaten Tuban, tepatnya di Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding. Destinasi wisata susur sungai bernama Wisata Tubing ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kebuda...