BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Setelah beberapa hari yang lalu mengunjungi Kecamatan Socah, kali ini paslon bupati dan wabup Bangkalan nomor urut 1, Farid-Sudarmawan, menyusuri Kecamatan Geger, Ahad (01/03/2018).
Bertempat di kediaman H Lutfi, Dusun Sumber Tancak, Desa Kampak, Kecamatan Geger, Farid-Sudarmawan mengadakan silaturrahim dengan para sesepuh dan ulama. Seperti pada kampanye sebelumnya, kegiatan ini sekaligus untuk menyerap aspirasi masyarakat. Sedikitnya ada 800 warga, tokoh, dan ulama se-Kecamatan Geger yang hadir dalam kesempatan kali ini.
BACA JUGA:
- KPU Umumkan Lukman-Fauzan Sebagai Pemenang Pilbup Bangkalan 2024
- Bawaslu Bangkalan Tangani 12 Pelanggaran Pilkada 2024, Mayoritas Soal Administrasi
- Korlap Tim Pemenangan Lukman-Fauzan Minta Jangan Ada Adu Domba Usai Pilbup Bangkalan 2024
- Pilkada Bangkalan 2024: Pasangan Lukman-Fauzan Raih 60,3 Persen, Mathur-Jayus 39,7 Persen
Ketua Tim Pemenangan KH Hasani Zubair turut hadir. Dalam tausiah politiknya, KH Hasani Zubair memaparkan kondisi Bangkalan saat ini. Mulai dari tingginya angka kemiskinan, rendahnya kualitas hidup, minimnya lapangan kerja, hingga rusaknya birokrasi di Bangkalan.
"Kita tidak punya pilihan lain, kecuali berani bangkit dari keterpurukan ini. Ini pula lah yang mendasari keluarga besar kami all out untuk memenangkan paslon nomor 1, Kanda Faridz Alfauzi dan Sudarmawan," terang KH Hasani Zubair.
Sementara dalam pidato politiknya, dengan lugas Faridz Al Fauzi menyampaikan alasan-alasan mendasar dirinya maju sebagai calon Bupati di Bangkalan. "Lebih dari 200 ribu rakyat Bangkalan hidup di bawah garis kemiskinan. Infrastruktur kita rusak di mana-mana. Pelayanan publik menjadi keluhan utama masyarakat. Korupsi menjadi penyakit utama birokrasi di Bangkalan. Itulah yang menjadi keterpanggilan kami untuk kembali mengabdi d bangkalan," Urai Farid.
Farid menyatakan tekadnya untuk membenahi birokrasi, mulai membenahi tata kelola birokrasi, menghapus praktek pungli, potongan-potongan bantuan, suap menyuap jabatan, hingga fee proyek. Dirinya menegaskan tidak akan segan-segan memecat pejabat atau pegawai yang melakukan pemotongan dana proyek dan praktek suap menyuap.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




