Wali Kota Scott Matas kemudian menyediakan lahan 1.500 hektare untuk ditanami ganja. Tak pelak, lima perusahaan obat bius berdiri dan berjalan, kemudian 15 lainnya sedang dalam perjalanan dan total 60 telah diberi izin untuk menanam ganja.
"Kami mencapai krisis pada tahun 2014. Hanya ada simpanan uang kota sebanyak 400 dolar di bank. Jadi kita memotong upah, kita memecat staf. Kami tidak punya pilihan, ini adalah saat yang buruk. Itu membuat kita kembali berdiri secara finansial tapi dengan konsekuensi serius. Kami melihat berbagai pilihan dan memutuskan untuk membuka pintu ganja," ujar Scott Matas.
"Saya ditentang sejak awal. Tapi ketika saya mulai membahas sisi medisnya dengan orang-orang di industri ini, banyak pebisnis kawakan yang kemudian bergabung dan mengaku telah terbantu dalam menghilangkan rasa sakit dengan ganja."
"Orang-orang yang saya ajak bicara memakai pakaian, mereka bukan hippies. Mereka punya rencana bisnis yang bisa membantu kami berdiri kembali. Jadi kita mulai melihat ganja bukan hal yang buruk, tapi sebagai positif bagi kota. Namun, kami tidak siap menghadapi reaksi tersebut setelah kami mengumumkan keputusan kami untuk menjadi yang pertama di California untuk menyambut penanaman skala industri. Ini menjadi gila."










