Rabu, 22 Agustus 2018 14:05

Bahas Relokasi Warga, Komisi A DPRD Jatim Kunjungi Pasuruan

Kamis, 07 Desember 2017 19:14 WIB
Wartawan: Ahmad Habibi
Bahas Relokasi Warga, Komisi A DPRD Jatim Kunjungi Pasuruan
Rombongan Komisi A DPRD Jatim saat berdialog dengan para kepala desa di Kecamatan Lekok dan Nguling.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Untuk menggali lebih mendalam beberapa permasalahan yang dihadapi beberapa desa di kecamatan Lekok dan Nguling yang tinggal di area Kolatmar TNI AL Grati – Kabupaten Pasuruan, rombongan Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan ke DPRD Kabupaten Pasuruan pada Kamis (7/12).

Kunjungan itu dipimpin langsung oleh Muzammil Syafi’i bersama anggota. Mereka ditemui oleh Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan, Asisten I Bidang Pemerintahan, Camat serta sebelas kepala desa di Kecamatan Lekok dan Nguling.

“Kunjungan kami dari komisi A ke Pasuruan dalam rangka untuk mengatahui secara langsung masalah yang dihadapi oleh masyarakat ataupun desa-desa yang berada di wilayah area Kolatmar TNI AL,“ jelas salah satu Anggota Komisi A.

Dalam pertemuan tersebut, para kepala desa menyampaikan bebebarapa keluhan terkait dengan kendala yang dihadapi mereka. Di antaranya program pembangunan ADD dan DD tiap desa untuk kegiatan pembangunan infrastruktur tidak berjalan dengan baik. Warga tidak bisa mengurus admisnistrasi kependudukan, juga program pembangunan pribadi seperti rehab rumah juga terhambat.

Seperti yang diutarakan oleh Kades Wates Kecamatan Lekok Mulyadi, dirinya berharap agar masalah sengketa tanah yang dihadapi desa maupun oleh warga bisa segara selesai. Sehingga program pembangunan infrastruktur yang bersumber dana ADD dan DD bisa di laksanakan dengan baik.

“Kami minta bantuan kepada yang terhormat bapak dewan untuk segera bisa menyelesaikan masalah ini biar tidak berlarut-larut,“ pintanya.

Di akhir pertemuan, Komisi A DPRD Jatim juga meminta kepada para kepala desa maupun warga untuk memberikan foto kopi bukti-bukti yang dimiliki berkaitan dengan admistrasi pertanahan. Itu nanti yang akan dijadikan pendukung menyelesaikan masalah sengketa tanah antara warga Lekol dengan Kolatmar TNI AL.

Komisi A DPRD berjanji akan membantu permasalahan yang dihadapi bebebarapa desa yang lokasinya tanahnya berada di wilayah Kolatmar TNI, untuk diperjuangkan secara politis melalui anggota DPR RI. (bib/par/ian)

Sabtu, 11 Agustus 2018 16:43 WIB
Oleh: Ach. Taufiqil Aziz*Sekitar jam 17.00, pada 9 Agustus 2018, kami sekeluarga masih menonton stasiun televisi tentang pengumuman Cawapres Jokowi. Di televisi, beberapa stasiun dan pengamat sudah menganalisa bahwa Mahfud MD (MMD) yang akan menjadi ...
Kamis, 16 Agustus 2018 17:26 WIB
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   In ahsantum ahsantum li-anfusikum wa-in asa'tum falahaa fa-idzaa jaa-a wa’du al-aakhirati liyasuu-uu wujuuhakum waliyadkhuluu almasjida kamaa dakhaluuhu awwala marratin waliyutabbiruu maa ‘al...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 18 Agustus 2018 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Rabu, 08 Agustus 2018 10:41 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Asosiasi Wisata Gua Indonesia (Astaga) dan Mahasiswa Pecinta Alam (Mahipal) Unirow Tuban akhirnya memaparkan data pemetaan gua di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Data tersebut dikeluarkan setelah tim me...