Soekarwo usai sidang paripurna DPRD Jawa Timur
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Meskipun Saifullah Yusuf hampir sepuluh tahun mendampingi Soekarwo di pemerintahan, namun tak ada jaminan Partai Demokrat akan mengusung Wakil Gubernur Jatim yang akrab disapa Gus Ipul itu dalam Pilgub mendatang.
Pasalnya, Soekarwo yang notabene Ketua DPD Partai Demokrat Jatim menegaskan tidak ada jaminan bagi partainya untuk mendukung Gus Ipul dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018. Bahkan, Soekarwo membantah kabar kalau Demokrat memberikan sinyal dukungan kepada Gus Ipul.
BACA JUGA:
- KPU Kabupaten Kediri Gelar FGD Evaluasi Pilkada 2024
- KPU Tetapkan Khofifah-Emil Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Terpilih
- Tok! MK Tolak Gugatan Risma-Gus Hans, Khofifah-Emil : Ayo Bersatu Bangun Jawa Timur
- Syukuran Tim Pemenangan Jombang, Khofifah Minta Konsolidasi Berlanjut untuk Pembangunan Jatim
"Nggak ada sinyal (ke Gus Ipul). Kalau untuk gubernur yang memutuskan DPP atau majelis tinggi," tegas pejabat yang akrab disapa Pakde Karwo itu, Senin (4/9).
Menurut dia, wewenang untuk mengusung Bakal Calon Gubernur (Bacagub) sepenuhnya ada di DPP. Tidak menutup kemungkinan, kata Soekarwo, DPP juga akan memasukkan nama Bacagub meski pendaftaran di DPD sudah ditutup
"Kalau DPP ingin menambah ya silakan, itu kewenangan DPP," tandasnya.
Ia menegaskan tidak bisa mereka-reka siapa kandidat yang paling berpeluang untuk direkom, karena prosesnya masih berjalan. DPP Partai Demokrat bersama majelis tinggi baru akan menggelar rapat pada tanggal 6 September mendatang untuk membahas kandidat Bacagub Jatim.






