Minggu, 22 September 2019 18:00

Ubah Pakem, Grup Reog Singo Bolang Asal Madiun Diprotes Paguyuban Seniman

Kamis, 30 Maret 2017 00:12 WIB
Wartawan: Yahya
Ubah Pakem, Grup Reog Singo Bolang Asal Madiun Diprotes Paguyuban Seniman
Aksi demo seniman reog Ponorogo di depan gedung DPRD Ponorogo.

PONOROGO, BANGSAONLINE.com - Dianggap merubah pakem yang sudah ada, grup reyog Singo Bolang dari Madiun didemo puluhan seniman reog Ponorogo dan LSM di depan gedung DPRD Ponorogo, Rabu (29/3).

Menurut koordinator aksi, Sunardi atau yang lebih dikenal dengan Nardi Gondrong, pihaknya dan seniman reog keberatan dengan pertunjukan grup Singo Bolang.

“Mereka memakai identitas Reog Ponorogo dan berkeliling Indonesia untuk melakukan pertunjukkan. Namun dalam pertunjukan tersebut ada atraksi akrobat, debus, dan para penari jathilnya terkesan erotis dengan pakaian yang dikenakan dan gerakan yang dilakukan. Sehingga ini perlu diprotes karena mengubah cerita yang ada,” ujar Nardi Gondrong.

Yang lebih parah lagi, mereka membuat pertunjukkan di Ponorogo yang merupakan asal budaya reog namun mereka menarik karcis bagi penontonnya.

“Untuk itu kami melakukan aksi dan juga menemui anggota DPRD untuk meminta aturan yang jelas tentang gerakan tari dan cerita seni reog Ponorogo ini,” lanjut Nardi.

Pihaknya tidak ingin seni budaya reog Ponorogo yang sudah terkenal ini dirusak oleh grup yang membuat kreasi namun mengubah pakem yang sudah ada.

“Silakan mereka membuat kreasi tari yang menarik namun jangan memakai identitas reog Ponorogo,” pungkas Nardi.

Sementara Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Miseri Effendi yang menemui para pendemo berjanji akan mengakomodir permintaan peserta aksi.

“Dalam waktu secepatnya kita akan membuat regulasi yang jelas dan tegas, kami sepakat dengan apa yang disampaikan oleh teman-teman. Jika perda dinilai terlalu lama, maka kita mengusulkan kepada eksekutif untuk membuat perbup yang mengatur masalah ini,” jelas Miseri Effendi. (yah/rd)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Minggu, 22 September 2019 14:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag63. Qaala idzhab faman tabi’aka minhum fa-inna jahannama jazaaukum jazaa-an mawfuuraanDia (Allah) berfirman, “Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahanamla...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...