Senin, 13 Juli 2020 01:45

Juara I ISPO, Siswa SMAN 2 Lamongan Ciptakan Tisu dari Ampas Buah Nanas

Rabu, 08 Maret 2017 14:08 WIB
Juara I ISPO, Siswa SMAN 2 Lamongan Ciptakan Tisu dari Ampas Buah Nanas
Dua siswa SMA 2 Lamongan didampingi guru pembimbing Hj Nurul Syamsiah.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Dua siswa SMAN 2 Lamongan, Octaviana Galuh Pratiwi, Shella Vidya Ayu tergolong siswa kreatif. Mereka berhasil memanfaatkan ampas buah nanas menjadi bahan dasar tisu yang higenis. Penemuan tersebut sekaligus sebagai salah satu upaya pencegahan penebangan pohon hutan secara berlebihan sebagai bahan baku kertas tisu.

“Umumnya tisu hanya dapat digunakan sekali pakai dan setelah itu akan dibuang. Tisu merupakan salah satu faktor penyebab penebangan pohon yang dilakukan secara besar-besaran. Maka diharapkan tisu berbahan baku ampas buah Nanas sebagai salah satu solusinya,” kata Octaviana Galuh Pratiwi, didampingi Guru Pembimbing Hj Nurul Syamsiah, S.Pd Rabu (8/3) pagi.

Menurut Galuh, panggilan Octaviana Galuh Pratiwi, Indonesia yang dulunya disebut-sebut sebagai paru-paru dunia kini telah berubah. Hutan-hutan yang dulunya lebat menjadi gundul. Salah satu penyebabnya adalah selulosa tumbuhan terutama tumbuhan pinus dan akasia yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan tisu. Hal itu menyebabkan rusaknya keseimbangan ekosistem.

“Padahal untuk menumbuhkan pohon-pohon tersebut diperlukan waktu yang tidak singkat. Butuh waktu setidaknya 5 tahun agar pohon-pohon tersebut benar-benar layak untuk diproses menjadi tisu. Jika hal ini terus terjadi, maka bencana alam akan terus bertambah banyak seperti global warming, banjir, tanah longsor dan lain sebagainya,” ungkapnya serius.

Maka perlu, tegas Galuh, segera dilakukan upaya dalam menghadapi masalah ini. Salah satu cara di antaranya mengganti bahan dasar pembuatan tisu yang berupa selulosa tumbuhan dengan selulosa bakteri. Selulosa bakteri merupakan selulosa yang dihasilkan oleh beberapa jenis bakteri, salah satunya yaitu Acetobacter xylinum yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembuatan tisu.

“Dari persoalan inilah, kami mencoba mencari jalan keluar dengan memanfaatkan ampas buah Nanas sebagai bahan baku tisu. Di sisi lain dalam proses perkembangbiakkannya diperlukan gula sebagai makanan untuk bakteri, serta penambahan buah busuk yang mengandung banyak wujud gula di dalamnya. Hal ini dikarenakan jumlah buah busuk di pasaran yang sangat melimpah dan tidak memiliki nilai jual,” tegasnya.

Kepala Sekolah SMAN 2 Lamongan, Drs.H. Muki. MPd, mengatakan hasil karya siswa SMAN 2 Lamongan Octaviana Galuh Pratiwi yang dibantu Shella Vidya Ayu tersebut saat diikutkan dalam Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Cosmos Education di Banten mampu meraih juara 1 setelah berhasil menyisihkan ratusan perseta lainya.

“Kami berharap penemuan tersebut dapat memotivasi siswa-siswa lain dalam meraih prestasi yang berguna bagi kehidupan bersama,” ujar Drs. H. Muki. MPd berharap.

Hal senada juga disampaikan Kepala Cabang Lamongan Disdik Jawa Timur, Sunah. “Semua siswa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih prestasi. Maka penemuan tisu dari ampas buah Nanas tersebut harus menjadi motivasi agar siswa-siswa yang lain juga turut menciptakan prestasi demi masa depanya masing-masing,” ujar Sun'ah. (qom/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...