Ratusan warga yang berebut nomor antrean di depan kantor Dispendukcapil Jombang.
foto: RONY S/ BANGSAONLINE
JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko mengaku alat perekam pembuatan elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) rusak. Sehingga pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Jombang menjadi amburadul.
Seperti diketahui, warga kota santri harus berjubel untuk berebut nomor antrean sebelum membuat e-KTP maupun dokumen kependudukan lainnya. Tak hanya itu, warga yang hendak mengurus e-KTP juga harus menginap tidur di teras kantor Kecamatan Ngoro awal bulan lalu.
"Lima dari enam alat perekam e-KTP yang kami miliki rusak. Sehingga pelayanan menjadi terlambat," kata Nyono ditemui usai sidang paripurna di Gedung DPRD Jombang, Senin (05/9).
BACA JUGA:
- Ratusan Warga Jombang Berjubel Urus e-KTP di Dispendukcapil
- Bikin e-KTP, Warga Jombang Sampai Harus Menginap di Teras Kantor Kecamatan
- Surat Terbuka dari Netizen untuk Bupati Jombang terkait Bobroknya Pelayanan e-KTP
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




