TEXAS, BANGSAONLINE.com – Undang-undang baru, yang membolehkan membawa senjata di dalam kelas, diprotes kalangan mahasiswa University of Texas. Mereka berdemo dengan cara aneh, yaitu mengumbar gambar penis, dan alat bantu seks. Sebagai simbol ‘senjata’.
Mahasiswa di University of Texas menggelar demo dengan menenteng alat bantu seks, atau kaos bergambar penis. Padahal, secara hukum lokal, menenteng alat bantu seks dianggap ilegal dan termasuk ketidaksenonohan lokal.
BACA JUGA:
- Sandwich Cumi-Cumi dan Hot Dog Raksasa: 10 Hidangan Paling Unik di Stadion Sepak Bola
- Komentar Sejumlah Pemimpin Dunia Usai AS Bombardir Tiga Titik Pusat Nuklir Iran
- Destinasi Wisata Terpopuler di Jepang: Panduan Lengkap untuk Liburan Anda
- Mengapa Jupiter Punya Cincin, Sedangkan Bumi Tidak? Ini Penjelasannya

mahasiswi ini pakai kaos bergambar penis.
"Kami berjuang absurditas dengan absurditas," teriak Jessica Jin, pemimpin gerakan, di mana ratusan alat bantu seks ini diberikan secara gratis kepada para simpatisan aksi.
"Texas telah memutuskan membolehkan membawa pistol ke dalam kelas, tapi membawa dildo, dan alat bantu seks lain dianggap ilegal dan tidak senonoh,” tambah Jin.

pistol panas dilawan dengan pistol daging.
Pada tanggal 1 Agustus lalu, yang disebut hukum "kampus carry", didukung para pemimpin politikus Partai Republik, negara membolehkan mahasiswa yang telah berusia 21 tahun membawa pistol di dalam kampus.
Anggota parlemen menandaskan, kampus carry adalah untuk melindungi hak-hak pemilik pistol, dan bisa mencegah penembakan massal di kampus.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




