Jumat, 15 November 2019 12:31

Lebaran Ketupat, Pembuat Ketupat Banjir Pesanan

Selasa, 12 Juli 2016 21:55 WIB
Wartawan: Rony Suhartomo
Lebaran Ketupat, Pembuat Ketupat Banjir Pesanan
Achsantud Dzoni menunjukkan ketupat matang yang siap dijual. foto: RONY S/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Bisa jadi saat ini Achsantud Dzoni (47) merasakan capek yang luar biasa. Meski begitu tentunya ia merasa puas. Ini setelah pembuat ketupat asal Dusun Ngembeh Desa Ngumpul Kecmatan Jogoroto itu menyelesaikan pesanan pembuatan ketupat matang sebanyak 3.000 buah, jelang lebaran ketupat.

“Saya aslinya penjual lontong dan lepet. Namun ketika lebaran, saya juga menerima pesanan pembuatan ketupat matang. Pada lebaran tahun ini saya menerima order membuat 3.000 ketupat, menjelang lebaran ketupat yang diperingati pada hari ke tujuh setelah Idul Fitri,” ujar Dzoni kepada wartawan, Selasa (12/7).

Dzoni menambahkan, untuk membuat 3.000 ketupat, dirinya menghabiskan tidak kurang dari 50 kilogram beras.

“Sudah sepuluh tahun menerima orderan seperti ini (membuat ketupat matang). Untuk 3.000 ketupat, tidak kurang menghabiskan sekitar 50 kilogram beras serta menghabiskan lebih dari lima elpiji ukuran 3 kilogram,” paparnya.

Sedangkan proses memasak ribuan ketupat matang itu, Dzoni menggunakan sebuah kompor elpiji yang telah dilengkapi rangka besi penguat yang digunakan untuk menopang satu dandang raksasa. “Hanya pakai satu kompor dan satu dandang raksana ini saja,” tambahnya.

3.000 ketupat itu, lanjut Dzoni tidak diselesaikan dalam satu hari. Ia mengaku memasak ketupat secara giliran sejak lebaran. “Yang matang kami antar ke pemesannya begitu seterusnya. Terakhir sampai hari ini karena Rabu sudah lebaran ketupat,” tandas bapak dua anak ini.

Untuk urusan harga, Dzoni menjual ketupat matang buatannya per 10 biji dengan harga Rp 15 ribu. “Per sepuluh biji saya jual Rp 15 ribu. Jadi dalam pembuatan ketupat ini saya mendapatkan omset Rp 4,5 juta. Lumayan lah untuk tambahan,” pungkas Dzoni. (ony/dio/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...