Dilarang, Pelajar SMA Ngawi Tetap Konvoi

Dilarang, Pelajar SMA Ngawi Tetap Konvoi

Rencananya, konvoi besar-besaran akan dilakukan besok Senin atau awal pekan depan, (9/5). Sesuai rencana,kata Rony,akan dilakukan oleh beberapa sekolah baik di dalam Kota Ngawi maupun yang ada di wilayah.

Meski konvoi jelas dilarang oleh Polres Ngawi maupun Diknas, dia berkeyakinan selama dilakukan dengan tertib tidak bakal menggangu masyarakat lainya.

“Kabar teman-teman tadi besok Senin itu lebih meriah lagi daripada hari ini (Sabtu-red). Kalau dilarang sama pak polisi pasti tahulah,tapi kan rencanaya besok itu dilakukan dengan tertib,”cetus dia.

Sesuai pantauan di lapangan, pasca diumumkan kelulusan untuk SMA sederajat secara nasional pada Sabtu, (07/05), para pelajar nekat terang-terangan melakukan konvoi seperti yang terlihat di jalur Ngawi-Jogorogo. Ketika sampai diperlintasan tepatnya di pertigaan Genggong atau depan Koramil Jogorogo ratusan pelajar yang arak-arakan dengan sepeda motor langsung diurai oleh petugas kepolisian yang sudah mengantisipasi dari waktu sebelumnya.

Sementara hasil dari Ujian Nasional (UN) digelar pada 4-12 April 2016 lalu menggunakan metode paper based test (PBT) dan computer based test (CBT). Untuk pelajar SMA, SMK, MA maupun kejar paket C yang ada di wilayah Kabupaten Ngawi secara total dinyatakan lulus semua untuk tahun 2016 ini.

Berikut data yang berhasil dihimpun dari Diknas Kabupaten Ngawi dengan rincian untuk SMA tercatat ada 2.254 pelajar dari 19 lembaga sekolah, SMK diikuti 5.592 pelajar dari 34 lembaga sekolah, MA tercatat ada 1.108 pelajar dari 18 lembaga sekolah sedangkan peserta paket C sejumlah 988 orang dari 23 PKBM maupun Pondok Pesantren (Ponpes). (nal/ns)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO