Kepala Bakesbangpol Malang, Choirul Fathoni. foto: tuhu priyono/ BANGSAONLINE
MALANG, BANGSAONLINE.com - Puluhan eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) asal Malang segera dipulangkan malam mini (25/1). Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Malang, Sri Wahyuni Puji Astuti kepada sejumlah wartawan.
Kata Sri, mereka akan dijemput bus dari Malang yang telah dipersiapkan untuk penjemputannya. Diperkirakan ada 25 orang eks anggota Gafatar asal Malang yang akan dibawa ke Malang dari tempat penampungan sementara di Asrama Transito Surabaya. Selanjutnya, mereka akan ditempatkan untuk sementara waktu di UPT Loka Bina Karya, Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
BACA JUGA:
- Pesan Provokatif Warnai Acara Dukungan MBG di Malang, Dinilai Cederai Semangat Kebersamaan
- Dukung Program MBG, Ribuan Warga Malang Raya Gelar Aksi Damai
- DPRD Kabupaten Malang Dorong Islah Polemik Akses Bendungan Karangkates
- Proyek Jalan Kembar Gadang-Bumiayu Dimulai, Pemkot Malang Targetkan Rampung Akhir November
Data sementara, puluhan eks anggota Gafatar ini berasal dari Desa Kromengan, Kecamatan Kromengan dan Desa Kademangan, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.
Sementara itu dalam rapat koordinasi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Choirul Fathoni, menyebutkan bahwa data pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dari Kabupaten Malang ada peningkatan.
“Sebelumnya ada 15 orang dewasa dan anak-anak yang terdata. Namun hari ini (25/1) tercatat ada 25 orang,” tarang Fathoni.
Fathoni menjelaskan bahwa nantinya bekas anggota Gafatar itu wajib mengisi surat pernyataan. “Intinya mereka siap membuat komitmen tidak akan kembali menjadi anggota Gafatar lagi,” tegas Fathoni. (thu/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




